"Kongres ini adalah langkah penting untuk memastikan PWI tetap menjadi organisasi yang solid dan profesional," tambah Kurniadi.
Baca Juga: Momen Emosional Warga Karawang Bersalaman dengan Presiden Prabowo, 'Pengen Ketemu Bapak'
Dualisme dan Fokus HPN 2025
Dualisme di tubuh PWI menjadi isu utama yang harus diselesaikan sebelum HPN 2025.
Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmi, menegaskan kesiapan daerahnya sebagai tuan rumah HPN, termasuk penyediaan anggaran yang telah dibahas di DPRD Kalsel.
Proses hukum terkait dualisme masih berjalan.
Jika negosiasi gagal, opsi untuk meminta keputusan langsung dari Presiden Prabowo dipertimbangkan sebagai langkah terakhir.
Baca Juga: Prabowo Kunjungi Tambak Ikan Nila Salin di Karawang, Cek Potensi Bahan Makanan Bergizi Gratis
HPN 2025 di Kalimantan Selatan menjadi momentum penting untuk memperkuat PWI.
Kongres yang berhasil diharapkan mampu membawa organisasi ini kembali ke jalur yang tepat dan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo hingga akhir masa jabatan.
Dengan dukungan luas dari berbagai pihak dan kepemimpinan HCB yang solid, PWI siap menghadapi tantangan ke depan sebagai organisasi wartawan terbesar di Indonesia. ***
Artikel Terkait
Anugerah Adinegoro 2024: Upaya PWI Jaga Kualitas Jurnalisme di Era Digital
OC Kaligis dan Sompie Resmi Jadi Penasihat LKBPH PWI, Siap Tangani Kasus Kriminalisasi Wartawan
Tanggapi KLB PWI Pusat, Hendry CH Bangun: Tak Ada Dualisme Pengurus PWI Pusat 2023-2028
Dua Kepengurusan PWI Sepakat Rekonsiliasi Demi Masa Depan Pers Indonesia
Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, Terima Penghargaan dari Kemenpora Ternyata karena Hal Ini
PWI Kalbar Gelar Konkerprov, Susun Program Kerja 2024-2029 untuk Hadapi Era Digital