Kerja sama kedua negara juga mencakup upaya memperkuat keamanan maritim, termasuk penanggulangan penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU Fishing), serta kejahatan terorganisasi transnasional.
Baca Juga: Prabowo Temui Joe Biden, Diskusikan Penguatan Kerja Sama dan Situasi Gaza
“Kedua pemimpin menyambut baik kerja sama yang berkelanjutan dalam modernisasi militer dengan tetap memperhatikan hukum hak asasi manusia internasional dan hukum humaniter internasional,” tulis Gedung Putih.
Prabowo dan Biden juga sepakat untuk mempercepat agenda Dialog Kebijakan Luar Negeri dan Pertahanan Pejabat Senior AS-Indonesia, Dialog Keamanan AS-Indonesia, serta Diskusi Pertahanan Bilateral AS-Indonesia sebelum kuartal pertama 2025.
Dalam upaya meningkatkan kerja sama maritim, kedua pemimpin mengapresiasi pembentukan Pusat Pelatihan Maritim BAKAMLA di Batam, yang didanai oleh AS.
Selain itu, mereka berkomitmen untuk mengadakan dialog maritim secara rutin serta menjajaki kolaborasi baru, khususnya dalam bidang ekonomi maritim berkelanjutan dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi kelautan. ***
Artikel Terkait
Jam Tangan Langka FP Journe Terjual Rp124 Miliar, Pembelinya Mark Zuckerberg?
Kisah Yaakov Baruch, Rabi Indonesia yang Tumbuh di Keluarga Multikultural
Menguak Identitas Yahudi di Indonesia, Begini Kisah Rabi Yaakov Baruch dan Sinagoga Shaar Hashamayim
BRI Cetak Rekor Pembiayaan Hijau, Portofolio Berkelanjutan Capai Rp764,8 Triliun
Pertemuan Prabowo dan Biden di Gedung Putih, Disambut Jajar Kehormatan Tentara AS
Prabowo Bahas Solusi Palestina saat Makan Malam dengan Menlu AS Antony Blinken