Prabowo dan Joe Biden Sepakat Tingkatkan Latihan Super Garuda Shield dan Keamanan Maritim

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 14 November 2024 | 13:27 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden sepakat untuk memperluas cakupan latihan militer bersama. Termasuk, Super Garuda Shield, serta memperkuat kerja sama keamanan maritim antara kedua negara. (Dok. Pontianak Globe)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden sepakat untuk memperluas cakupan latihan militer bersama. Termasuk, Super Garuda Shield, serta memperkuat kerja sama keamanan maritim antara kedua negara. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, WASHINGTON -- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden sepakat untuk memperluas cakupan latihan militer bersama.

Termasuk, Super Garuda Shield, serta memperkuat kerja sama keamanan maritim antara kedua negara.

Baca Juga: BRI Turunkan Rasio Kredit Bermasalah Jadi 2,90 Persen, 4 Strategi Diungkap Direktur Utama Sunarso

Kesepakatan ini dihasilkan dalam pertemuan kedua pemimpin di Gedung Putih, Washington DC, pada Selasa, 12 November 2024 waktu setempat.

Dalam Fact Sheet yang dirilis di situs Gedung Putih, Super Garuda Shield telah berkembang menjadi salah satu landasan utama hubungan militer AS-Indonesia.

Latihan ini kini melibatkan lebih dari 4.000 personel dari 23 negara, termasuk Australia, Kanada, Prancis, Jepang, Selandia Baru, Filipina, Korea Selatan, Singapura, dan Inggris.

Tahun ini, untuk pertama kalinya, latihan tersebut mencakup latihan siber, memperluas cakupan kerjasama dan kesiapsiagaan di kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga: Prabowo Telepon Trump, Ucapkan Selamat dan Bahas Pertemuan Langsung, Begini Kata Presiden AS Terpilih

“Kegiatan ini melibatkan lebih dari 4.000 personel dari berbagai negara yang berlatih berdampingan dalam salah satu latihan multinasional terbesar di kawasan,” ungkap keterangan itu, dikutip Rabu, 13 November 2024.

Selain memperluas latihan militer, kedua negara berkomitmen mempererat hubungan pertahanan.

Saat ini, Indonesia dan AS menjalankan lebih dari 200 aktivitas militer bersama setiap tahun.

Program Pendidikan dan Pelatihan Militer Internasional AS dengan Indonesia pun tercatat sebagai program terbesar di kawasan USINDOPACOM, menandai pentingnya kerjasama pendidikan pertahanan.

Dalam Joint Statement Gedung Putih, Prabowo dan Biden menyatakan komitmen untuk memperkuat stabilitas regional dan menjaga keamanan Indo-Pasifik.

Baca Juga: Di Tengah Kunker di AS, Prabowo Kunjungi Toko Buku Second Story Books di Washington DC

Keduanya juga menegaskan pentingnya Perjanjian Kerja Sama Pertahanan yang ditandatangani pada 2023 untuk mewujudkan keamanan yang lebih komprehensif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X