“Sebagai platform dengan pangsa pasar terbesar di dunia, perubahan algoritma Google memengaruhi seluruh website, termasuk media online. Kemampuan beradaptasi menjadi tantangan yang perlu dihadapi semua pengelola media di Indonesia,” ungkap Agil.
Baca Juga: KPR BRI Property Expo di Sinarmas Land, Hunian Idaman dengan Suku Bunga Mulai 1,29 Persen
Antusiasme peserta terlihat sepanjang seminar berlangsung.
Berbagai pertanyaan seputar tantangan media lokal di era digital diajukan.
Pemilik media lokal yang hadir juga turut berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama.
Selain pemaparan materi, peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi dan bertukar pikiran dengan pembicara dan peserta lain.
Diharapkan, interaksi ini memperkuat jaringan antarsesama jurnalis dan mendorong kolaborasi dalam menciptakan karya jurnalistik yang lebih baik.
Seminar “BRI Journalism 360” merupakan langkah konkret untuk mendukung pengembangan jurnalisme berkualitas di Indonesia.
Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, para jurnalis diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Acara ini juga mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan BUMN, BUMD, dan swasta seperti PT Pertamina Persero, Bank BJB, Advernative, dan Props.
BRI Journalism 360 di Kota Semarang ini merupakan bagian dari roadshow di lima kota lainnya, yaitu Palembang, Bandar Lampung, Pekanbaru, Makassar, dan Samarinda. ***
Artikel Terkait
Ayo Media Network dan Promedia Siap Bawa 1.200 Jaringan Media Promosikan Wisata Sumsel ke Seluruh Indonesia
Tuangkan Semangatmu dalam Kata-Kata di ‘Writing Competition Kolaborasi Promedia dengan Yamaha’ dan Dapatkan Hadiah Menarik!
Terima Audensi Jaringan Promedia, Bupati Sergai Harapkan Media Berkontribusi Positif dalam Pembangunan Daerah
Ahmad Ridwan Siap Maju di Pilkada Batang 2024, Apresiasi Peran Media Ekosistem Promedia dalam Pemilu
Pertemuan dengan Promedia, Jeje Wiradinata Bahas Pencalonannya Sebagai Gubernur Jabar
Corelab di FISIP Undip, Promedia dan BRI Dorong Kreator Konten Mandiri Secara Ekonomi