Prabowo Tegaskan Demokratisasi yang Paling Cepat Dirasakan Rakyat adalah Akses Pendidikan dan Kesehatan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 25 Oktober 2024 | 15:05 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin sidang perdana Kabinet Merah Putih yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10).  (Dok. Pontianak Globe)
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin sidang perdana Kabinet Merah Putih yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10). (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto menegaskan bahwa demokrasi yang sejati dapat dirasakan oleh rakyat melalui akses pendidikan dan kesehatan yang baik.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat kabinet perdana bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Baca Juga: BRI dan BKN Perkuat Kerja Sama untuk Tingkatkan Layanan Perbankan bagi Pegawai

“Saya katakan, pendidikan sangatlah mutlak. Saya sudah memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Kita sudah memiliki gambaran besar tentang bagaimana pendidikan kita dapat segera menyentuh semua anak-anak kita, dan kita akan memanfaatkan teknologi,” tegas Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya akses kesehatan. Menurutnya, akses kesehatan yang memadai bagi rakyat merupakan tonggak penting bagi berlangsungnya kehidupan bangsa dan negara.

“Kesehatan juga sangat penting. Demokratisasi yang paling cepat dan dirasakan oleh rakyat adalah ketika kita dapat memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak kita dan kesehatan yang memadai untuk seluruh rakyat. Itu adalah demokrasi yang sebenarnya,” ungkap Prabowo.

Baca Juga: UMKM Keripik Ubi Jalar Kubu Raya Ikut Bazaar UMKM BRILiaN di Jakarta, Dampak Positif Dukungan BRI untuk Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa kedua poin penting tersebut dapat tercapai jika para menteri dan penegak hukum menjalankan tugas mereka dengan tegas dan tanpa ragu.

“Menteri Kesehatan, lakukan reformasi kesehatan. Atasi persoalan dokter dan tenaga kesehatan. Kita akan memiliki program khusus untuk itu, dan nanti akan kita bahas lebih lanjut,” ujarnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X