Mereka layak diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara langsung dalam pembangunan bangsa melalui jabatan di pemerintahan.
Dalam pemilu yang lalu, masyarakat Kalimantan memberikan dukungan kuat dengan memberikan 60 persen suara kepada pasangan Prabowo-Gibran.
Dukungan ini seharusnya menjadi pertimbangan bagi pemerintah dalam memberikan representasi yang layak bagi tokoh-tokoh Dayak.
Sejak kemerdekaan Indonesia, belum pernah ada putra Dayak yang diangkat menjadi Menteri.
"Kami memandang ini sebagai ketidakadilan yang perlu diperbaiki, mengingat banyaknya tokoh Dayak yang kompeten dan berpengalaman," tegasnya. ***
Artikel Terkait
Gong Berkumandang, Gawai Dayak XI di Sintang Kalbar Resmi Dimulai
Mengenang Pastor Jacques Maessen SMM, Kontribusi Besar untuk Budaya Dayak dan Kain Tenun Ikat Sintang
Bikin Merinding! Begini Profil Tri Natalia Urada, Perempuan Dayak Asal Toho Kalbar Mendapat Tugas Baca Doa Umat di Hadapan Paus Fransiskus
Budayawan Dayak Yohanes S Laon Sebut Prinsip Kearifan Pemimpin dalam Spiritualitas Dayak, Melampaui Kekuasaan dan Ambisi
Tegas! Majelis Adat Dayak Minta Putra Dayak Jadi Menteri di Pemerintahan Prabowo-Gibran
3 Tokoh Dayak di Lingkaran Kekuasaan dari Bos Intelijen hingga Wakil Menteri. Bagaimana Peluangnya di Era Prabowo Subianto?