PONTIANAKGLOBE.COM, STOCKHOLM -- Hadiah Nobel dalam bidang sastra 2024 diberikan kepada Han Kang, novelis asal Korea Selatan berusia 53 tahun, atas "prosa puitisnya yang intens yang menghadapi trauma sejarah dan mengungkap kerapuhan kehidupan manusia."
Karya-karyanya, seperti The Vegetarian, The White Book, Human Acts, dan Greek Lessons, dikenal menggali tema patriarki, kekerasan, kesedihan, dan kemanusiaan.
Baca Juga: Selebgram Ratu Entok Ditangkap Polda Sumut Terkait Dugaan Penistaan Agama Kristen
Setelah pengumuman tersebut, Mats Malm, Sekretaris Tetap Akademi Swedia, mengungkapkan bahwa ia sempat berbicara dengan Han melalui telepon.
"Dia tampak menjalani hari biasa – baru selesai makan malam dengan putranya. Meski tak menduga penghargaan ini, kami mulai berdiskusi tentang persiapan untuk Desember," ungkap Malm, merujuk pada upacara pemberian hadiah Nobel yang akan digelar pada bulan tersebut.
Han Kang adalah penulis Korea Selatan pertama dan wanita ke-18 yang menerima penghargaan Nobel Sastra.
The Vegetarian, novelnya yang memenangkan International Booker Prize pada 2016, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Deborah Smith pada 2015.
Karya ini menjadi pintu bagi Han untuk dikenal secara global.
Menurut Anders Olsson, ketua komite Nobel, "Empati Han terhadap kehidupan yang rentan, terutama dialami oleh perempuan, sangat terasa dan diperkuat oleh prosa yang kaya metafora. Kesadarannya akan hubungan antara tubuh dan jiwa, antara kehidupan dan kematian, membuatnya menjadi inovator dalam prosa kontemporer."
Beberapa penulis ternama turut memberikan apresiasi atas pencapaian Han.
Deborah Levy, novelis terkenal, menyebutnya "salah satu penulis paling berbakat di panggung sastra dunia kontemporer."
Baca Juga: Sufmi Dasco Sebut Maman Abdurrahman Berpotensi Jadi Menteri UMKM di Kabinet Prabowo
Max Porter, yang menyunting terjemahan The Vegetarian, juga memuji Han sebagai "penulis yang penuh kemanusiaan, yang karyanya adalah anugerah bagi kita semua."
Penulis dan penerjemah Bora Chung, yang karyanya Cursed Bunny masuk daftar pendek International Booker 2022, mengatakan, "Ini pencapaian yang sangat layak bagi Han. Kami semua bangga padanya!"
Artikel Terkait
Sejarah Panjang Kota Melbourne, Ini Alasan Disebut Sebagai Kota Sastra oleh UNESCO
Contoh Puisi Perayaan Imlek 2024 oleh Siswa Kelas 1 SD, agar Perayaan Imlek 2024 Tahun Naga Kayu Semakin Semarak
Contoh Puisi Perayaan Imlek 2024 oleh Siswa Kelas 1 SD, Sederhana Namun Penuh Makna dan Nilai Persahabatan
Tantangan Identitas dalam Film ‘Gunung Emas Almayer’ Adaptasi Karya Sastra dari Novelis Polandia Joseph Conrad
Pater Budi Kleden SVD: Imam, Pengamat Sastra, Kritikus Sosial, dan Kini Ditunjuk sebagai Uskup Agung Ende
Bengkel Sastra Puisi 2024: Upaya Setara Tingkatkan Kualitas Penulis Kalbar