PONTIANAKGLOBE.COM, TEL AVIV -- Israel sedang mempertimbangkan serangan balasan terhadap Iran.
Ada pun Israel menargetkan kilang minyak dan fasilitas nuklir.
Baca Juga: Rekomendasi Olahraga Aman bagi Penderita Diabetes: Dari Senam hingga Berenang
Hal ini sebagai respons atas serangan rudal dari Iran.
Israel juga berencana menghancurkan sistem pertahanan udara Iran dan mengincar tokoh-tokoh penting negara tersebut.
Serangan terhadap sektor minyak diperkirakan akan merusak ekonomi Iran.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggelar rapat bersama para pejabat keamanan Israel.
Rapat tersebut dihadiri juga Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Kepala Staf IDF, Herzi Halevi, untuk merumuskan tanggapan.
Baca Juga: Yordania Tembak Jatuh Rudal Iran ke Israel, Warga Protes Keras
Pertemuan tersebut berlangsung setelah serangan rudal balistik Iran yang sebagian besar berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Israel.
Netanyahu berjanji akan membalas serangan tersebut dan menyatakan bahwa Iran telah melakukan kesalahan besar.
Sebelum melancarkan balasan, Netanyahu akan berdiskusi dengan Presiden AS, Joe Biden.
Iran, yang telah meluncurkan lebih dari 180 rudal, mengklaim bahwa sebagian besar serangannya mengenai sasaran, termasuk markas Mossad dan pangkalan udara Israel.
Baca Juga: Mats Deijl, Calon Naturalisasi Malaysia, Mantan Rekan Idzes dan Oratmangoen di Go Ahead Eagles
Serangan ini adalah balasan atas pembunuhan sejumlah pemimpin Hamas, Hizbullah, dan komandan IRGC oleh Israel.
Artikel Terkait
Konflik Meningkat di Lebanon, Israel Klaim Bunuh Nasrallah, Khamenei Diungsikan di Tempat Aman
Khamenei Diberi Keamanan Tinggi Setelah Israel Klaim Bunuh Pemimpin Hizbullah
Jika Iran Perang Lawan Israel, Siapa yang akan Menang? Begini Kekuatan Militer dan Teknologi Kedua Negara
Hassan Nasrallah Tewas, Begini Cara Israel Melacak dan Membunuh Pemimpin Hizbullah Itu
Iran Hentikan Serangan ke Israel, Tapi Israel Siap Membalas dengan Kekuatan Penuh
Yordania Tembak Jatuh Rudal Iran ke Israel, Warga Protes Keras