PONTIANAKGLOBE.COM, IRAN -- Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah dipindahkan ke tempat yang aman di dalam negeri dengan pengawasan yang sangat ketat.
Tindakan ini dilakukan Iran menyusul meningkatnya ketegangan di Lebanon.
Baca Juga: Tragis! Pekerja Telly Tewas Tersapu Swing Crane, Jasadnya Tenggelam di Sungai Kapuas
Keputusan ini diambil setelah Israel mengklaim berhasil membunuh pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, pada Jumat, 27 September 2024 dan mengancam untuk mengejar siapa pun yang dianggap mengancam keamanan Israel.
"Ini bukan akhir dari langkah kami. Pesan kami jelas: siapa pun yang mengancam warga Israel—kami akan tahu cara untuk mencapainya," ungkap Letnan Jenderal Herzi Halevi dalam pernyataannya, seperti dilaporkan oleh Reuters.
Situasi di Timur Tengah semakin tidak stabil. Konflik yang berlangsung saat ini dikhawatirkan akan berkembang menjadi perang skala besar antara kekuatan utama di kawasan tersebut.
Baca Juga: Erick Thohir Teken Kesepakatan dengan KNVB Belanda, Fokus Tingkatkan Prestasi Sepak Bola Indonesia
Menurut laporan dari Reuters, dua pejabat regional Iran mengonfirmasi bahwa Khamenei telah dipindahkan ke lokasi aman dengan pengawasan ekstra ketat.
Keputusan ini diambil setelah Israel melancarkan serangan besar-besaran di Beirut yang menargetkan Nasrallah, seorang sekutu dekat Iran dan pemimpin Hizbullah sejak 1982.
Sejak awal pekan ini, Israel telah melancarkan serangan besar-besaran ke Lebanon dengan fokus pada pemimpin Hizbullah, partai politik berideologi Syiah yang didukung Iran.
Baca Juga: Juliette Angela Ungkap Sexy Goath Tak Beri Nafkah Selama Menikah, Kini Ajukan Gugatan Cerai
Iran terus menjalin komunikasi intensif dengan Hizbullah untuk menentukan langkah strategis selanjutnya.
Dalam konteks ini, Khamenei sebagai pemimpin tertinggi dan pengendali Korps Garda Revolusi Iran memegang peran penting dalam hubungan strategis antara Iran dan Hizbullah. ***
Artikel Terkait
Iran Dulu Dikenal Sebagai Persia Tempat Lahir Salah Satu Peradaban Tertua di Dunia, Seteru Abadi Kekaisaran Romawi dan Bizantium
Pengadilan Iran Penjarakan Ghazaleh Zarea Seorang Aktivis Perempuan dan Juga Keponakan Jurnalis Deutsche Welle
Arab Saudi Tegas Katakan Membela Israel Melawan Iran
Putin Kirim Tim Khusus Bantu Cari Helikopter Presiden Iran yang Jatuh di Pegunungan
Tim Penyelamat Temukan Puing Heli Presiden Iran, Tak Ada yang Selamat
Hamas Mengonfirmasi Kematian Ismail Haniyeh dalam Serangan di Teheran Iran, Siapa Pelakunya?