PONTIANAKGLOBE.COM, AMMAN -- Militer Yordania kembali menembak jatuh rudal-rudal Iran yang melintasi wilayahnya menuju Israel pada Selasa, 1 Oktober 2024 malam.
Tindakan ini memicu kemarahan sejumlah warga Yordania, yang merasa negaranya terseret dalam konflik yang bukan urusan mereka.
Salah satu warga, Iyad Al Rantsis, mempertanyakan alasan militer, yang menyebut langkah tersebut dilakukan untuk melindungi warga negara.
Menurutnya, seharusnya Yordania tidak ikut campur dalam konfrontasi ini.
Ini bukan pertama kalinya Yordania melakukan tindakan serupa.
Sebelumnya, pada April lalu, militer Yordania juga menembak jatuh rudal Iran yang diarahkan ke Israel.
Hal ini menyebabkan protes dari warga yang menilai pemerintah lebih mendukung Israel daripada Palestina.
Pemerintah Yordania, melalui juru bicaranya Mohammad Al Momani, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil demi menjaga kedaulatan negara dan keselamatan rakyat.
Meski begitu, ketegangan tetap meningkat, dengan video yang menunjukkan rudal jatuh di sekitar Amman, ibu kota Yordania.
Pada hari yang sama, Iran meluncurkan sekitar 200 rudal ke Israel, sebagian melintasi wilayah udara Irak, Yordania, dan Palestina. Israel dilaporkan menghadapi gempuran dari berbagai arah, dengan rudal balistik dan hipersonik Iran berhasil menjebol sistem pertahanan Iron Dome mereka. ***