Jutaan Orang Terkena Dampak Topan Super Yagi yang Menghantam Vietnam

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 30 September 2024 | 14:47 WIB
Tim tanggap Palang Merah Vietnam membawa barang-barang bantuan penting bagi masyarakat yang terkena dampak Topan Super Yagi.  (Palang Merah Vietnam)
Tim tanggap Palang Merah Vietnam membawa barang-barang bantuan penting bagi masyarakat yang terkena dampak Topan Super Yagi. (Palang Merah Vietnam)

Mr Nguyen Hai Anh, Wakil Presiden dan Sekretaris Jenderal Palang Merah Vietnam, mengatakan, “Hampir 19 juta orang tinggal di provinsi-provinsi yang terkena dampak. Kami sangat prihatin dengan kesehatan, kesejahteraan, dan kemampuan mereka untuk menghadapi dampak dan konsekuensi Topan Super Yagi, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan, seperti lansia dan anak-anak."

Baca Juga: Kapolres Sanggau Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Banjir di Tayan Hulu

“Palang Merah Vietnam telah bekerja sama erat dengan otoritas dan organisasi terkait untuk mendukung upaya tanggap darurat nasional dan lokal. Kami telah meluncurkan kampanye mobilisasi sumber daya dengan semangat solidaritas untuk mendukung penduduk yang terkena dampak dalam mengatasi tragedi mematikan ini,” katanya. 

Kathryn Clarkson, Kepala Delegasi Klaster Negara Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) di Bangkok yang mencakup Thailand, Kamboja, Republik Demokratik Rakyat Laos, dan Vietnam, mengatakan, “Peristiwa cuaca ekstrem dan berkepanjangan ini terus berdampak luas pada banyak masyarakat setempat, termasuk di daerah-daerah yang jarang mengalami bencana seperti ini sebelumnya. Ketahanan masyarakat sedang diuji, dan ada kebutuhan mendesak untuk memberikan bantuan segera dan dukungan pemulihan bagi penduduk yang terkena dampak."

“IFRC bekerja sama erat dengan Palang Merah Vietnam untuk memobilisasi dukungan internasional guna mengatasi kebutuhan yang terus meningkat dari populasi yang terkena dampak, terutama dalam hal layanan kesehatan, air dan sanitasi serta pemulihan tempat tinggal dan mata pencaharian.” ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: ifrc.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X