Sialnya, Pelecehan Seksual Terjadi di Dunia Nyata Maupun Medsos, Miris Begini Trauma yang Bisa Dialami Korban

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 28 September 2024 | 10:06 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual.
Ilustrasi pelecehan seksual.

Kasus Pelecehan Seksual Penari Tradisional Bali

Selain Bernadya, seorang penari tradisional Bali juga menjadi korban pelecehan seksual saat tampil di sebuah acara adat tigang sasih di Bali.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat penari wanita tersebut dilecehkan oleh seorang penonton yang mencium dan menyuruhnya menerima uang dengan mulut.

Ekspresi sang penari yang awalnya ceria berubah menjadi kesal setelah menerima perlakuan tidak pantas tersebut.

Video ini pertama kali diunggah oleh akun X @anthraxxx781 pada Senin, 23 September 2024, dan mendapat perhatian luas dari netizen.

Baca Juga: Gutmen Nainggolan Beri Penghargaan kepada 8 ASN Pensiunan di Kabupaten Landak

Dampak Pelecehan Seksual Terhadap Trauma Psikologis

Kasus-kasus pelecehan seksual, baik di dunia nyata maupun online, dapat meninggalkan trauma psikologis mendalam bagi korbannya.

Berikut beberapa jenis trauma yang mungkin dialami:

1. Trauma Individu
Trauma ini timbul dari pengalaman unik individu yang mengalami ancaman terhadap fisik atau psikisnya.

Mereka mungkin merasa takut, tidak berdaya, atau cemas yang berlebihan, dan sulit untuk melepaskan beban emosional tersebut.

2. Trauma Insidious
Jenis trauma ini seringkali terjadi akibat objektifikasi, intimidasi, atau seksisme yang terjadi secara berulang.

Pelecehan seksual di media sosial bisa menjadi salah satu pemicu trauma ini, karena meski tidak melibatkan kekerasan fisik, dampak psikologisnya bisa sangat berbahaya.

3. Trauma Berulang
Trauma ini terjadi ketika peristiwa traumatis di masa lalu kembali mempengaruhi individu melalui situasi atau interaksi yang mirip.

Pelecehan seksual yang terus-menerus dapat membangkitkan kembali ketakutan dan kecemasan yang berlebihan pada korban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X