Budaya organisasi membentuk aturan tidak tertulis yang memengaruhi cara karyawan berinteraksi dan bereaksi terhadap perubahan serta tekanan kerja.
Baca Juga: Nilai Kratom Melesat, Ekstraknya Tembus Rp90 Juta per Kilogram
Budaya organisasi yang positif dan memprioritaskan kesejahteraan karyawan dapat membantu mencegah kelelahan kerja.
2. Kepemimpinan
Kepemimpinan yang aktif dalam mendukung kesejahteraan karyawan sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Komitmen dari pemimpin di semua tingkatan organisasi sangat dibutuhkan untuk memastikan kelelahan kerja dapat dikelola dengan baik.
3. Kebijakan Organisasi
Kebijakan perusahaan yang berfokus pada keselamatan dan kesejahteraan karyawan adalah fondasi penting dalam mengelola risiko kelelahan kerja.
Kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi juga memainkan peran besar dalam mencegah kelelahan.
4. Lingkungan Kerja
Kondisi lingkungan kerja, seperti suhu ekstrem atau pencahayaan yang tidak memadai, dapat memperburuk kelelahan.
Lingkungan fisik yang tidak nyaman serta kurangnya kesempatan untuk beristirahat juga dapat meningkatkan risiko kelelahan karyawan. ***
Artikel Terkait
Prilly Latuconsina Libur Kerja 17 Agustus, Ternyata Dia Ingin Fokus Hal Ini
Kunjungan Jenderal Koopsus AS: Menhan RI Prabowo Subianto Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Mengatasi Karoshi, Kematian Kelelahan dengan Pembatasan Jam Kerja di Jepang dan Fleksibilitas Kerja di Indonesia
Di Tengah Proses Cerai, Kimberly Ryder Utamakan Kerja dan Anak-anaknya
Kerja Jadi Tukang Las di Kanada, Tengku Firmansyah Pamer Bekal Rendang Buatan Istri
Berapa Hak Pesangon Pekerja yang Kena PHK, Inilah Aturan Terbaru UU Cipta Kerja