PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sebuah fenomena alam yang luar biasa akan mempercantik langit di beberapa wilayah Bumi dengan kedatangan Gerhana Matahari Total (GMT) pada tanggal 8 April 2024 mendatang.
Baca Juga: Paul Merson Beri Peringatan kepada Xabi Alonso, Berpotensi Menyesal
Ini adalah momen langka ketika Bulan menutupi seluruh cakram Matahari.
Beredar kabar bahwa GMT ini akan menyebabkan Bumi tenggelam dalam kegelapan selama tiga hari, bahkan ada yang mengisukan sebagai tanda hari kiamat.
Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah kabar tersebut.
Menurut almanak BMKG, gerhana matahari ini diperkirakan hanya berlangsung beberapa jam saja.
Sementara menurut Nationaleclipse.com, kota yang terdampak Gerhana Matahari Total memiliki durasi totalitas terpanjang selama 4 menit 26 detik.
"Tidak perlu khawatir, karena informasi yang menyebutkan bahwa Bumi akan gelap selama 3 hari adalah tidak benar," tulis BMKG dalam akun Instagramnya @infoBMKG.
Baca Juga: Gerhana Matahari Total 8 April 2024: Saksikan Keajaiban Langit di Amerika Utara!
Selain itu, BMKG juga menegaskan bahwa Indonesia tidak berada dalam jalur totalitas gerhana matahari ini.
Peristiwa gerhana hanya dapat diamati di Amerika Utara, Amerika Serikat, Meksiko, Amerika Serikat bagian tengah, dan Kanada bagian timur.
Gerhana matahari total semacam ini terjadi sekitar setiap 18 bulan di berbagai lokasi di Bumi.
Gerhana matahari total terakhir terjadi di AS pada 21 Agustus 2017.
Tim Peneliti Siap Menguak Rahasia Mahkota Matahari
Sebuah tim ilmuwan internasional yang dipimpin oleh Universitas Aberystwyth bersiap untuk melakukan eksperimen di dekat Dallas, langsung di jalur totalitas gerhana matahari 8 April 2024.
Artikel Terkait
Gerhana total hari ini, berikut waktu dan wilayah yang dilewati
Ajak Masyarakat Shalat Gerhana, Kemenag Paparkan Tata Caranya
Kapan Gerhana Matahari Terjadi 2023 ? Cek Lokasi dan Waktu Melihat, Ada Gerhana Matahari Total 20 April 2023
Gerhana Matahari Cincin Api Hari Ini, Begini Cara Menyaksikannya dari Indonesia
Bumi Diterjang Badai Matahari Terkuat, Potensi Dampak ke Seluruh Dunia
Gerhana Matahari Total 8 April 2024: Saksikan Keajaiban Langit di Amerika Utara!