“Sebagai bagian dari gen Z peranakan Tionghoa, saya terdorong untuk melestarikan budaya peranakan Tionghoa melalui media sosial. Harapannya, jika informasi soal budaya peranakan Tionghoa disampaikan oleh generasi yang sama, maka informasi tersebut bisa diterima dengan mudah,” ujar Selly Gouw, gen Z influencer.
Menurut Sekretaris Umum Lembaga Kebudayaan Betawi, H. Imron „Imbong“ Hasbullah, kebudayaan Tionghoa setidaknya memengaruhi 50 persen dari budaya yang tumbuh atau bertemu di Betawi.
Budaya Betawi itu dipengaruhi oleh budaya nusantara dan para imigran yang datang dari negara sebrang.
Baca Juga: Seiko Luxe: Destinasi Baru Melengkapi Koleksi Jam Tangan Mewah
Hampir seluruh unsur budaya Nusantara ada di dalam budaya Betawi.
Yakni, unsur Jawa, Sunda, Melayu, Bugis, Batak, Tionghoa, Arab, Inggris, Belanda, Portugis, Ambon dan Bali.
“Budaya Betawi itu lintas etnis. Itu bisa dilihat dari pakaian perkawinan adat Betawi. Gambang kromong merupakan musik tradisi Betawi yang telah dipengarui oleh berbagai macam budaya. Atau juga, dalam adat perkawinan, mempelai pria mengenakan pakaian Arab dan mempelai perempuan mengenakan dandanan pengantin none cine atau yang disebut siangko. Intinya adalah Betawi beri contoh keterbukaan dan silang budaya berabad,“ ujar Imbong.
Ketua Yayasan Ikon Kebudayaan Nusantara, Laurensius Chandra mengatakan bahwa acara diskusi ini merupakan titik awal untuk menjadi katalisator untuk pelestarian dan kemajuan warisan budaya di Indonesia.
Akan ada berbagai thema budaya yang akan dilakukan oleh Ikon Budaya Nusantara.
Beberapa media menulis, istilah Chindo berbeda dengan IndoChina.
Dua pengertian yang berbeda meski mengacu pada budaya ras tertentu.
Indochina adalah kawasan negara-negara di semenanjung Asia Tenggara atau Asia Tenggara daratan.
Indochina adalah negara-negara kawasan di selatan China yang budaya terpengaruh dan terhubung oleh China daratan. Bahkan secara spesifik negara kawasan ini dulu merupakan jajahan Prancis.
Sedangkan Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura sering disebut sebagai Kawasan Melayu yang sangat dipengaruhi oleh budaya Melayu.
Sehingga negara-negara kawasan ini disebut sebagai kawasan maritim. ***
Artikel Terkait
10 Quote Happy Chinese New Year 2023 untuk Update Tiktok, WhatsApp, Facebook, Twitter dan Instagram
Gong Xi Fa Cai atau Gong Xi Fat Cai Artinya Apa ? Happy Chinese New Year 2023 Untuk Sobat Globe yang Merayakan
20 Misionaris Katolik Terbunuh Sepanjang Tahun 2023
Momentum Kebahagiaan dan Kreativitas, Perayaan Misa Natal dan Pembukaan Tahun Ajaran Baru di Persekolahan Katolik Nyarumkop
RIP! Berita Duka: Tokoh Musik Liturgi Katolik Kelahiran Jerman, Romo Karl-Edmund Prier, Tutup Usia pada Usia 86 Tahun, Ini Sejumlah Maha Karya-nya
Wejangan dari Kardinal Suharyo: Prabowo Menyambut Saran untuk Umat Katolik dan Rakyat Indonesia