Pengadilan Iran Penjarakan Ghazaleh Zarea Seorang Aktivis Perempuan dan Juga Keponakan Jurnalis Deutsche Welle

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 8 Maret 2024 | 18:59 WIB
Kolase foto Ghazaleh Zarea dan Farhad Payar. (DW)
Kolase foto Ghazaleh Zarea dan Farhad Payar. (DW)

Menurut Payar, keponakannya juga telah diamanahkan untuk membaca dan menghafal bagian dari buku “The Future of the Islamic Revolution” karya Morteza Motahhari selama enam bulan.

Motahhari adalah salah satu pendiri Republik Islam Iran dan kemudian menjadi salah satu pengkritiknya yang paling blak-blakan.

Dalam sejarah Republik Islam Iran, terdapat upaya ekstensif untuk mengintimidasi jurnalis yang tinggal di luar Iran.

Memberikan tekanan pada anggota keluarga mereka di Iran adalah metode yang sering dilakukan oleh pemerintah Iran. (Lucky James)

* Naskah berbahasa Jerman diedit oleh Lucy James

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X