Menurut Payar, keponakannya juga telah diamanahkan untuk membaca dan menghafal bagian dari buku “The Future of the Islamic Revolution” karya Morteza Motahhari selama enam bulan.
Motahhari adalah salah satu pendiri Republik Islam Iran dan kemudian menjadi salah satu pengkritiknya yang paling blak-blakan.
Dalam sejarah Republik Islam Iran, terdapat upaya ekstensif untuk mengintimidasi jurnalis yang tinggal di luar Iran.
Memberikan tekanan pada anggota keluarga mereka di Iran adalah metode yang sering dilakukan oleh pemerintah Iran. (Lucky James)
* Naskah berbahasa Jerman diedit oleh Lucy James
Artikel Terkait
Budi Arie Setiadi, Dari Wartawan Menjadi Menteri Kominfo Ganti Johny G Plate
Oknum PetugasĀ Intimidasi Wartawan Mediakepri Group saat Liputan Aksi Penolakan Relokasi Kampung Tua Rempang
Dewan Pers: Wartawan yang Terlibat Politik Praktis Diminta Nonaktif
Dewan Pers Sikapi Wartawan Merangkap Keanggota LSM. Tak Jarang Kutip Pernyataan Pimpinan Media Sendiri Menjadi LSM Sebagai Narsum
Cak Amu Mantan Wartawan Jawa Pos Susah Payah Gowes SBY-JKT, Tuntut Tunjangan Dana Hari Tua Para Eks Awak Media
Dewan Pers Memastikan Upaya Perlindungan Wartawan dan Keberlanjutan Media Terus Dijaga di Tahun Politik