Nezar Patria: Teknologi Digital Untungkan Lingkungan, tapi Harus Diawasi

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 9 November 2023 | 05:30 WIB
Wakil Menteri Komunikasi dan Informasi ketika menyampaikan keynote speech pada kegiatan Green Press Community (GPC) di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Setiabudi, Jakarta, Rabu, 8 November 2023. (Green Press Community)
Wakil Menteri Komunikasi dan Informasi ketika menyampaikan keynote speech pada kegiatan Green Press Community (GPC) di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Setiabudi, Jakarta, Rabu, 8 November 2023. (Green Press Community)

Karena itu, sejumlah pihak masih mendesak adanya pengaturan-pengaturan terkait teknologi kecerdasan buatan. Upaya pengaturan itu, kata Nezar, bisa dilihat dari penyelenggaraan UK AI Safety Summit yang diadakan di Bletchley Park, Milton Keynes, Inggris, 1-2 November lalu.

Baca Juga: Bella Hadid Dikabarkan Dipecat Dior, Benarkan karena Bella Hadid Sering Dukung Palestina

The Bletchley Declaration, hasil dari pagelaran tersebut, berhasil mengumpulkan komitmen negara-negara untuk mengembangkan dan memanfaatkan AI, dengan mengedepankan keselamatan penggunanya melalui berbagai macam kebijakan.

“Kalau ini tidak diatur, berbahaya, karena dia bisa di luar kontrol manusia,” terang Nezar.

Di Indonesia sendiri, telah terdapat sejumlah kebijakan yang disebut telah mengatur tentang pengembangan AI, misalnya UU ITE serta perubahannnya, Peraturan Pemerintah tentang penyelenggaraan sistem dan transaksi elektronik, hingga Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi tentang penyelenggara sistem elektronik lingkup privat serta perubahannya.

Baca Juga: Atletico Madrid Berpesta Gol dengan Kemenangan 6-0 Melawan Celtic

Selain itu, Nezar menambahkan, perhatian Pemerintah Indonesia pada perkembangan teknologi kecerdasan buatan, bisa dilihat dari upaya menyusun pedoman etika AI.

Acara GPC, yang berlangsung hingga Kamis, 9 November 2023, menghadirkan berbagai learning session, talk show, dan konferensi yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk pers, organisasi non-pemerintah, dan mahasiswa.

Baca Juga: Dewan Pers: Wartawan yang Terlibat Politik Praktis Diminta Nonaktif

Pada hari terakhir, SIEJ, sebagai penyelenggara GPC, mengundang tiga Calon Presiden Republik Indonesia -- Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto -- untuk hadir menyampaikan rencana kerangka kebijakan terkait lingkungan hidup yang mereka siapkan jika terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X