Sekolah Campuran Israel-Arab di Yerusalem Memenangkan Hadiah Sekolah Terbaik Dunia

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 4 November 2023 | 21:40 WIB
Siswa Arab di ruang kelas sekolah Noreen, di lingkungan Arab Yerusalem di Beit Hanina, pada 17 Januari 2023. (Pontianak Globe/FLASH90 @JAMAL AWAD)
Siswa Arab di ruang kelas sekolah Noreen, di lingkungan Arab Yerusalem di Beit Hanina, pada 17 Januari 2023. (Pontianak Globe/FLASH90 @JAMAL AWAD)

PONTIANAKGLOBE.COM, YERUSALEM -- Lima sekolah, termasuk sekolah bilingual dan terintegrasi Yahudi-Arab di Yerusalem, meraih penghargaan Sekolah Terbaik Dunia.

Penghargaan diterima pada Sabtu, 4 November 2023, WIB atas prestasinya termasuk membina persatuan, membantu komunitas lokal dan mendukung kesehatan mental.

Baca Juga: Deklarasi Meriah di Kandang Banteng, Ribuan Massa Memadati Acara; Ganjar Menyampaikan Pidato Menggelegar

Para pemenang, yang juga berasal dari Brazil, Kolombia, India dan Afrika Selatan, mendapatkan hadiah sebesar $250.000 dalam penghargaan yang diluncurkan tahun lalu oleh T4 Education, sebuah jaringan global untuk para pendidik.

Pelajaran diajarkan dalam bahasa Ibrani dan Arab kepada lebih dari 600 siswa.

Baca Juga: Erik ten Hag Ogah Jor-joran Belanja Pemain Meskipun Ada Dana Tambahan daro Pemilik MU Sir Jim Ratcliffe

Sekolah tersebut memenangkan penghargaan tersebut di tengah perang Israel di Gaza, yang diluncurkan sebagai tanggapan atas serangan mematikan di Israel selatan oleh kelompok teroris Palestina Hamas pada 7 Oktober.

“Memenangkan penghargaan sebagai 'sekolah terbaik di dunia' biasanya menjadi sebuah perayaan. Dengan perang yang sedang berlangsung dan ribuan nyawa berharga hilang, ini bukanlah waktu yang tepat untuk merayakannya. Ini adalah waktu untuk resolusi,” kata Dani Elazar, kepala eksekutif jaringan sekolah Hand in Hand, dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Ganjar: Tanpa Gerakkan Alat Negara, Kita Bergerak Bersama Rakyat

Hadiah kolaborasi komunitas diberikan kepada SPARK Soweto, yang berbasis di kota Afrika Selatan tempat mantan presiden Nelson Mandela pernah tinggal.

Lembaga ini dikenal karena mengajarkan siswa cara memilih, mengekang polusi limbah, dan mengatasi kekerasan berbasis gender. Siswanya juga mengajar anak-anak kecil membaca.

Baca Juga: Lebih dari 100 Orang Tewas dan Terluka Akibat Gempa di Nepal, Jumlah Korban Diperkirakan Terus Bertambah

Sekolah EEMTI Joaquim Bastos Gonçalves di Carnaubal, Brasil, memenangkan penghargaan mendukung kehidupan sehat karena memberikan siswa akses terhadap psikolog dan pengajaran tentang kesehatan mental setelah pandemi COVID-19.

Baca Juga: Skandal Wakil Wali Kota Selingkuh Terbongkar, Keduanya Pegawai Negeri Sipil, Dilaporkan oleh Istri

Penghargaan inovasi diberikan kepada Riverside School di Ahmedabad, India, atas pendekatan dan programnya yang berpusat pada siswa yang berfokus pada pengembangan empati, kreativitas, dan tanggung jawab sosial.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Jerusalem Post

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X