PONTIANAKGLOBE.COM, GIANYAR -- Pada Selasa, 31 Oktober 2023, Presiden Joko Widodo secara langsung menyerahkan bantuan pangan berupa cadangan beras dari pemerintah kepada masyarakat penerima manfaat di Balai Budaya Batubulan, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.
Baca Juga: Provinsi Maluku Jawara Umum Pesparani III, Ini Daftar Lengkap Juara Termasuk Mazmur Remaja
Ketika berdialog dengan masyarakat penerima manfaat, Presiden Jokowi menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus mendistribusikan bantuan pangan ini hingga bulan Desember 2023.
Baca Juga: Prabowo Subianto Terpancing Tanggapi PDIP yang Sedih Ditinggal Jokowi: Kita Satu Bangsa, Satu Negara
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa jenis bantuan serupa akan terus diberikan pada tiga bulan pertama tahun depan, dengan masing-masing penerima menerima 10 kilogram beras setiap bulannya.
"Nanti setelah November ini, kita tambah lagi satu lagi. Jadi 10 kg, 10 kg, 10 kg, 10 kg, dan juga doakan nanti Januari, Februari, Maret juga akan 10 kg, 10 kg, 10 kg," ujar Presiden Jokowi.
Baca Juga: Duel Seru Manchester United vs Newcastle United Tersaji di Carabao Cup 2023/2024, 1-2 November 2023
Pemerintah juga berencana memberikan bantuan tunai sebesar Rp200 ribu per bulan bagi masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada bulan November dan Desember 2023.
"Yang banyak PKH ya. Nanti di bulan November dan Desember Ibu lihat nanti akan ada transfer Rp200 ribu, Rp200 ribu, beda lagi. Yang ini sudah, yang itu beda lagi, Rp400 ribu sampai akhir tahun ya," ungkapnya.
Baca Juga: Pencabutan Subsidi Ayam Picu Panic Buying di Negeri Jiran Malaysia, Begini Kisah Lengkapnya
Selama acara tersebut, Presiden Jokowi juga memberikan dua sepeda kepada dua warga yang beruntung dan dapat menjawab pertanyaan seputar Pancasila dan Ibu Kota Nusantara yang diajukan oleh Presiden.
Baca Juga: Wah! Ringgit Malaysia Melemah, Mendekati Level Terendah Sejak 1998
Dalam acara ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi.
Artikel Terkait
10 Tempat yang Wajib Kamu Kunjungi saat ke Melbourne, Australia
Sejarah Sydney, Kota Prasejarah di Australia Awalnya Rumah bagi Suku Aborigin
Econique Perhutani Alam Wisata Pengelola Wisata Ranca Upas Minta Maaf Edelweis Hancur
Sapi-Sapi Asal Selandia Baru, Dulu untuk Konsumsi Petambang Emas
Kemenkeu Harap Dana APBN Dapat Dongkrak Kualitas Pariwisata Danau Toba, Labuan Bajo dan Waktaboi Lebih Maju
Dongkrak Wisatawan Tahun 2024, AirAsia Hadirkan Kursi GRATIS* dan Tawarkan Terbang Hemat Rute Internasional
Promo Tiket AirAsia Rp 0 untuk Rute Internasional, Termasuk Jakarta-Singapura