7 Alasan Mengapa Kamu Harus Menambahkan Jahe ke Dalam Diet Harianmu

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 3 April 2023 | 17:36 WIB
Jahe, rempah khas Indonesia. Ternyata sangat baik menambahkan jahe dalam diet kamu. (Pexels)
Jahe, rempah khas Indonesia. Ternyata sangat baik menambahkan jahe dalam diet kamu. (Pexels)

PONTIANAKGLOBE.COM -- Jahe, yang masih satu keluarga dengan kapulaga dan kunyit, berasal dari Asia Tenggara, India, dan Cina, dan telah digunakan sebagai obat alternatif sejak lama.

Jahe biasa digunakan di semua jenis resep di seluruh dunia dan sangat dihargai karena khasiat obat dan kulinernya.

Selain rasa dan rasanya yang enak, ada beberapa manfaat jahe untuk kesehatan.

Lantas, apa manfaat jahe bagi tubuh? Mengapa Anda harus menambahkan jahe ke dalam diet Anda?

Berikut tujuh alasannya:

 

  1. Meningkatkan Pencernaan

Jahe untuk kesehatan bermanfaat dapat membantu mempercepat pencernaan dan memungkinkan Anda membuang limbah lebih cepat.

Asupan jahe secara teratur dapat sangat membantu orang dengan masalah pencernaan, termasuk sembelit dan maag.

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi jahe mencerna makanan mereka lebih efektif dan lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Jahe meningkatkan produksi enzim sehat dan meningkatkan gerakan dalam sistem pencernaan.

 

  1. Baik untuk Kulit

Manfaat jahe termasuk membuat kulit yang lebih sehat.

Jahe mengandung sifat antioksidan dan antiseptik, yang dikenal dapat meningkatkan kesehatan kulit.

Sementara antioksidan dalam jahe mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV, sifat antiseptik mencegah jerawat dan menyembuhkan kulit yang teriritasi. Asupan jahe secara teratur meningkatkan produksi kolagen dan membuat kulit terlihat lebih muda juga.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: sportkeeda.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB
X