Bakteri penyebab difteri menghasilkan racun yang bisa merusak jaringan di hidung dan tenggorokan, hingga menyumbat saluran pernapasan.
Racun tersebut juga bisa menyebar melalui aliran darah dan menyerang berbagai organ.
Komplikasi yang dapat terjadi antara lain :
1. Radang otot jantung (miokarditis).
2. Pneumonia atau infeksi paru-paru.
3. Gagal ginjal
4. Kerusakan saraf
5. Kelumpuhan
Pencegahan Difteri
Difteri dapat dicegah dengan melakukan beberapa upaya berikut :
1. Imunisasi DPT
Pastikan anak menerima imunisasi DPT, yaitu pemberian vaksin difteri yang dikombinasikan dengan vaksin tetanus dan batuk rejan (pertusis).
Imunisasi DPT merupakan salah satu imunisasi wajib di Indonesia yang diberikan pada usia 2, 3, 4, dan 18 bulan, serta usia 5 tahun.
2. Konsultasi dengan Dokter
Artikel Terkait
4 Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Jahe yang Perlu Kamu Ketahui
Jaga Kesehatan Jantung Bisa Diatasi dengan 5 Olahraga Terbaik Berikut Ini
Apa yang Dimaksud Dengan BPJS Kesehatan ? Ternyata Ini Loh Fungsi dan Tugas BPJS Keseahatan
Mengapa Harus Menulis Buku? Berikut Ini Manfaatnya, Ternyata Berdampak Positif untuk Kesehatan Juga Lho
Kemenkes Ingatkan Masyarakat Indonensia, Waspada Penyakit Polio Status KLB Serang Anak-anak