Mekanisme dan Tahapan Pemeriksaan
Program PKG dibagi dalam tiga kategori, yaitu anak-anak, dewasa, dan lansia.
- Anak-anak: Pemeriksaan dilakukan di sekolah saat tahun ajaran baru untuk menghindari penumpukan di Puskesmas.
- Dewasa dan lansia: Pemeriksaan dilakukan di Puskesmas dan klinik, dengan syarat hanya membawa KTP dan mengunduh aplikasi SatuSehat.
- Pemeriksaan berdasarkan ulang tahun: Masyarakat dewasa dapat memanfaatkan layanan ini bertepatan dengan tanggal lahir mereka.
Pemerintah menyiapkan 10.000 Puskesmas dan 15.000 klinik untuk menjalankan program ini di seluruh Indonesia.
Namun, Budi menegaskan bahwa pemeriksaan ini bersifat skrining, bukan diagnosa atau pengobatan.
Jika ditemukan indikasi penyakit, pasien disarankan untuk mendaftar BPJS agar bisa mendapatkan perawatan lanjutan.
“Yang dilakukan sekarang ini hanya skrining. Misalnya, jika kadar gula darah seseorang tinggi, maka perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter sebelum diberikan pengobatan,” jelasnya.
Pemeriksaan Fisik dan Mental
Selain pemeriksaan fisik, program ini juga mencakup skrining kesehatan mental, terutama untuk anak-anak di Sekolah Dasar.
Data menunjukkan 1 dari 10 warga Indonesia mengalami gangguan kecemasan, sehingga pemeriksaan psikis menjadi bagian penting dari program ini.
Untuk warga berusia di atas 40 tahun, pemeriksaan juga mencakup skrining kanker, terutama:
- Kanker payudara dan serviks (wanita)
- Kanker paru dan kolorektal (pria)
Selain layanan pemeriksaan, pemerintah juga akan mendistribusikan alat kesehatan baru ke 10.000 Puskesmas, termasuk hematology analyzer, blood chemical analyzer, EKG, serta alat kesehatan ibu dan anak.
“Kami akan membagikan alat USG ke seluruh Puskesmas dalam 18 bulan ke depan, sehingga layanan kesehatan lebih merata,” ujar Budi.
Budi memastikan bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi program ini agar berjalan dengan optimal.
Pemerintah juga terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat maupun Puskesmas di 514 kabupaten/kota.
Artikel Terkait
Kuaci, Camilan Gurih dengan Segudang Manfaat Kesehatan
BRI dan BPJS Kesehatan Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Nasional
Prabowo Tegaskan Demokratisasi yang Paling Cepat Dirasakan Rakyat adalah Akses Pendidikan dan Kesehatan
Tanggap Darurat Karhutla, Dinas Kesehatan Kubu Raya Siapkan Obat dan Masker di Puskesmas
5 Fakta dari Kasus Penembakan Bos Asuransi Kesehatan di AS, Mulai dari Petunjuk di Selongsong Peluru hingga Penangkapan Tersangka
Kebiasaan Boros, Ternyata Penyebab Utama Masalah Kesehatan Mental yang Sering Terabaikan, Begini Ulasannya