Penelitian menunjukkan bahwa senyawa utama dalam kratom adalah mitraginin dan 7-hidroksimitraginin, yang memiliki efek analgesik, sedatif, stimulan, dan antidepresan.
Daun kratom biasanya dikunyah, diseduh seperti teh, dihisap seperti rokok, atau diolah menjadi kapsul atau tablet.
Baca Juga: Keuskupan Labuan Bajo Terbentuk: Paus Fransiskus Tunjuk Mgr Maksimus Regus sebagai Uskup Pertama
3. Kratom sebagai Pengganti Opium
Kratom telah digunakan sebagai pengganti opium sejak 1863 di Malaysia.
Kratom membantu mengobati kecanduan opioid berkat kandungan mitraginin yang meningkatkan toleransi terhadap opioid.
Dalam dosis rendah, kratom memiliki efek stimulan, sementara dosis tinggi memberikan efek sedatif.
Namun, efek psikoaktifnya membuat kratom rawan disalahgunakan.
4. Efek Samping Kratom
Meski memiliki banyak manfaat, penggunaan kratom dalam dosis tinggi dapat menyebabkan kecanduan.
Baca Juga: 317 Umat Paroki Singkawang Terima Sakramen Krisma di Gereja St Fransiskus Asisi
Efek sampingnya termasuk perasaan rileks, euforia, pusing, mengantuk, halusinasi, depresi, sesak napas, kejang, dan koma.
Efek lainnya termasuk mulut kering, badan menggigil, mual, muntah, penurunan berat badan, gangguan buang air, kerusakan hati, dan nyeri otot.
Pengguna kratom jangka panjang dapat mengalami gejala ketergantungan seperti iritabilitas, mual, diare, hipertensi, insomnia, kejang otot, demam, dan nafsu makan menurun.
Gejala psikologisnya termasuk gelisah, tegang, marah, sedih, dan gugup. Overdosis teh kratom telah menyebabkan 91 kematian di Amerika Serikat dari Juli 2016 hingga Desember 2017.
Artikel Terkait
Kepala BNN Marthinus: Evaluasi Terhadap Kratom Sedang Dilakukan
Kratom Go Global! Ekspor Dibuka, Produksi Bakal Ditingkatkan
KSP Tegaskan Kemenkes Tidak Kategorikan Kratom sebagai Narkotika, Sudah Aman untuk Diperjualbelikan?
Uji Keamanan Kratom, BPOM Lakukan Pengujian In Vivo pada Hewan, Ini Maksud-nya
Presiden Jokowi Pimpin Rapat Terkait Budidaya Kratom di Indonesia
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Sebut Rencana Budidaya Kratom Setelah Regulasi