Jadi, lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus jakni yang mulia dan djudjur dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
LIMA: Akar Nyiur yang bertumbuh kuat dan erat di dalam tanah melambangkan bahwa tekad dan kejakinan tiap Pramuka mempunjai dan berpegang kepada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata, ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnyauntuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanja.
ENAM: Nyiur adalah pohon yang serbaguna, dari ujung hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.
Semoga bermanfaat, sob.
Artikel Terkait
Dilepas Bupati, Kontingen Pramuka Penegak Kwarcab Melawi Siap Ikuti PWD 2022 di Sanggau
35 Kader Pramuka Penegak Pandega Kwarda Kalbar Ikuti Kegiatan KPDK
Lirik Hymne Pramuka dan Mars Jayalah Pramuka Wajib Dihafal oleh Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega
Sejarah Kepanduan Dunia yang Digagas Baden Powell Bapak Pandu Dunia
Sejarah Kepanduan di Indonesia Berawal dari Latihan Sekelompok Pandu di Batavia pada Zaman Penjajahan Belanda