Nurdin menegaskan, keputusan membuka toko bukan untuk mencari keuntungan. Ia bahkan memilih menghentikan penjualan rokok agar uang dan barang yang tersedia dapat diprioritaskan untuk kebutuhan warga.
“Bukan saya mau cari untung, tidak, tapi untuk melayani yang memang membutuhkan. Terutama yang sudah saya arahkan. Rokok tidak ada yang dijual biar uang bisa disalurkan,” ungkapnya.
Tak hanya menyediakan kebutuhan dasar, Nurdin juga menyediakan layanan penarikan uang bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami masih melayani penarikan uang di cabang satunya, itu khusus penarikan uang untuk yang butuh dan karena itu permintaan masyarakat,” sambungnya.
Video tersebut kemudian viral dan telah mendapat lebih dari 8.500 tanda suka. Sejumlah warganet juga mengaku merasakan langsung kebaikan Nurdin.
“Iya Bapak ini baik, tadi kami mau beli tapi Bapak bilang, ‘Jangan, ini untuk melayani masyarakat.’ Jadi, kata bapaknya uang donasi salurkan saja,” tulis akun @itsme.lagaimo.
Di sisi lain, pemerintah terus melakukan penanganan darurat di berbagai wilayah terdampak gempa M 7,7 di Flores.
Sejumlah wilayah mengalami kerusakan akibat guncangan kuat tersebut. Pemerintah dan berbagai unsur terkait melakukan pendataan, evakuasi, serta distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak.
Bantuan logistik juga disalurkan melalui sejumlah titik untuk menjangkau wilayah terdampak di Flores.
Pemerintah membagi distribusi bantuan melalui wilayah Labuan Bajo dan Maumere agar kebutuhan masyarakat di sejumlah kabupaten dapat segera terpenuhi.
Di tengah penanganan bencana tersebut, aksi Nurdin membuka tokonya untuk membantu warga menjadi salah satu contoh solidaritas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Kepedulian tersebut menunjukkan bahwa selain bantuan pemerintah, gotong royong masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membantu warga memenuhi kebutuhan dasar setelah bencana. ***