Berdasarkan keterangan warga, ledakan diduga berkaitan dengan tabung gas elpiji. Namun, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan kepolisian.
Tim Inafis Polres Mojokerto yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan menutup sementara dapur SPPG untuk kepentingan penyelidikan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari SPPG tersebut dan langsung mengerahkan tim pemadam.
“Alhamdulillah kebakaran saat ini sudah berhasil dipadamkan,” kata Rizal, Jumat, 14 Agustus 2026.
Ia membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut.
“Laporan yang masuk ke kami, ada korbannya yang sekarang sedang dirawat di rumah sakit,” tandasnya.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih didalami oleh pihak kepolisian. Pemeriksaan di lokasi juga dilakukan untuk memastikan sumber ledakan serta kondisi bangunan setelah insiden. ***