Berdasarkan keterangan warga, ledakan diduga berkaitan dengan tabung gas elpiji. Namun, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan kepolisian.
Tim Inafis Polres Mojokerto yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan menutup sementara dapur SPPG untuk kepentingan penyelidikan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari SPPG tersebut dan langsung mengerahkan tim pemadam.
“Alhamdulillah kebakaran saat ini sudah berhasil dipadamkan,” kata Rizal, Jumat, 14 Agustus 2026.
Ia membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut.
“Laporan yang masuk ke kami, ada korbannya yang sekarang sedang dirawat di rumah sakit,” tandasnya.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih didalami oleh pihak kepolisian. Pemeriksaan di lokasi juga dilakukan untuk memastikan sumber ledakan serta kondisi bangunan setelah insiden. ***
Artikel Terkait
Siswa Papua Berbagi Hasil Kebun kepada Guru, Ajarkan Makna Berbagi dari Kesederhanaan
Penggerebekan Kampung Bahari, Polisi Terluka hingga Aset Rp39,9 Miliar Diamankan BNN
BNN Sita Ganja, Senpi hingga Aset Rp39,9 Miliar Milik Bos Narkoba di Kampung Bahari
Ambulans Tabrak Bocah 10 Tahun Saat Pawai HUT RI di Pinrang, Sopir Berakhir Damai
DPR Serap Aspirasi Buruh dalam Penyusunan RUU Ketenagakerjaan
Mantap! Sekda Bengkayang Jadi Moderator Audiensi Forsesdasi Kalbar di Kementerian PANRB