Menurut Riska, tujuan unggahan tersebut bukan untuk mengeluh, melainkan agar perhatian terhadap sekolah-sekolah di daerah terpencil semakin meningkat.
"Aku cuma mau kasih tahu kalau di pelosok tidak bisa dijangkau MBG yang seharusnya jadi hak anak sekolah di Nusantara ini," tulisnya.
Ia juga berharap akses menuju sekolah dapat segera diperbaiki sehingga distribusi program MBG maupun aktivitas belajar para siswa menjadi lebih mudah.
Video yang telah ditonton lebih dari 160 ribu kali itu mendapat banyak respons dari warganet.
Sebagian besar memberikan apresiasi kepada Riska atas kepeduliannya terhadap para murid, sementara lainnya berharap pemerintah memprioritaskan pelaksanaan MBG di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
"Padahal ini yang membutuhkan MBG, mereka yang ada di wilayah 3T," tulis salah satu warganet.
"MBG tepat sasaran ini yang didukung, harusnya adik-adik ini yang menjadi prioritas penerima MBG," tulis pengguna lainnya.
Ada pula warganet yang mengusulkan agar pelaksanaan program MBG di daerah terpencil melibatkan masyarakat setempat agar distribusinya lebih mudah menjangkau sekolah-sekolah dengan akses terbatas. ***