PONTIANAKGLOBE.COM, SULAWESI TENGAH -- Aksi seorang guru di SD Kecil (SDK) Ogolau, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial.
Melalui akun Instagram @rskdrian, guru bernama Riska Andriani membagikan momen saat menyiapkan makanan untuk para siswanya. Ia mengaku melakukan hal tersebut karena sekolah tempatnya mengajar hingga kini belum menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: Program 'Ganti Atap Rumah Wartawan' Berlanjut, Editor Koran Gala Terima Bantuan Atap Alduro
Menurut Riska, sulitnya akses menuju sekolah yang berada di wilayah perbukitan diduga menjadi salah satu kendala belum masuknya program MBG ke sekolah tersebut.
Guru Ingin Murid Tak Merasa Tertinggal
Dalam unggahannya, Riska mengungkapkan alasan di balik inisiatif menyiapkan makanan bagi para siswa.
"Aku rela bikin MBG mandiri untuk anak-anakku biar nggak minder dan merasa hak mereka tidak diberikan," tulis Riska dalam video yang diunggah dan dikutip pada Jumat (17/7/2026).
Ia mengatakan para murid kerap menanyakan kapan sekolah mereka akan mendapatkan program MBG seperti sekolah lain.
"Mereka selalu tanya, 'Ibu kapan torang dapat MBG?' Di desa ini hanya sekolahku yang belum dapat MBG karena akses sulit," tulisnya.
"Kami justru butuh MBG hadir di pelosok. Anak-anak kami menantikannya," lanjutnya.
Baca Juga: Dody Hanggodo Buka Suara soal Isu Mutasi Pegawai dan Dugaan Nepotisme di PT PP
Makanan Dibuat dari Bantuan Donatur
Riska menjelaskan makanan yang dibagikan kepada para siswa bukan merupakan bagian dari program MBG resmi.
Ia mengaku menu yang disiapkan dibuat secara sederhana dan belum memenuhi standar gizi sebagaimana program MBG karena keterbatasan yang ada.
"Sambil nunggu kami bikin makanan ala kadarnya, walaupun nggak hitung gizi, nggak lengkap, dan banyak kekurangan berkat bantuan teman-teman," tulisnya.