daily-vibes

Dokter PPDS Anestesi Unsrat Meninggal Dunia, Warganet Soroti Dugaan Perundungan

Selasa, 7 Juli 2026 | 11:05 WIB
Dokter PPDS Unsrat meninggal dunia diduga karena bunuh diri. (Freepik/freepik)

PONTIANAKGLOBE.COM, SULAWESI UTARA  -- Kabar duka datang dari dunia kesehatan. Dokter Adrian Rantung, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Sulawesi Utara, dikabarkan meninggal dunia.

Mendiang diketahui sedang menjalani pendidikan di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.

Baca Juga: Kasus Daycare Little Aresha Bertambah, Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru

Kabar meninggalnya dokter Adrian ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul berbagai unggahan yang mengaitkannya dengan dugaan perundungan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab kematiannya.

Ditemukan Meninggal di Tempat Tinggal

Informasi yang beredar di media sosial menyebut dokter Adrian ditemukan meninggal dunia di tempat tinggalnya setelah tidak hadir menjalani jadwal jaga pada Minggu, 5 Juli 2026.

Salah satu unggahan dibagikan akun Threads @radietyaalvarabie yang mengutip pesan dari media sosial.

"Telah berpulang dr Adrian Rantung PPDS Anestesi Univ Sam Ratulangi Manado (RS Prof Dr Kandou)," demikian isi unggahan tersebut.

Dalam pesan yang beredar, disebutkan rekan-rekannya mendatangi tempat tinggal dokter Adrian karena tidak hadir sesuai jadwal jaga. Setelah dilakukan pengecekan, dokter Adrian ditemukan telah meninggal dunia.

Informasi tersebut hingga kini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian maupun institusi terkait.

Baca Juga: Dugaan Kebocoran Dana Rp2,8 Miliar di BSI Anambas Terungkap Saat Nasabah Ajukan Kredit Baru

Beredar Tangkapan Layar yang Diklaim Status WhatsApp Terakhir

Di media sosial juga beredar tangkapan layar yang diklaim sebagai unggahan status WhatsApp terakhir dokter Adrian.

Unggahan tersebut menampilkan kutipan berbahasa Inggris dengan latar gambar seseorang yang tampak berada di dalam air.

Namun, hingga kini belum ada konfirmasi mengenai keaslian maupun kepemilikan unggahan tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini