Menurut Vivoda, transisi menuju ekonomi rendah karbon harus disertai perbaikan tata kelola pertambangan, peningkatan transparansi rantai pasok, perlindungan lingkungan, serta penegakan standar ketenagakerjaan.
Dengan demikian, perdebatan mengenai baterai mobil listrik seharusnya tidak berhenti pada persoalan dampak penambangan semata.
Yang lebih penting adalah memastikan proses produksi, penggunaan, hingga daur ulang baterai dilakukan secara berkelanjutan sehingga manfaat kendaraan listrik bagi pengurangan emisi tetap dapat dicapai tanpa mengabaikan aspek sosial dan lingkungan. ***