Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, menilai kehadiran platform digital tersebut menjadi bagian penting dari transformasi museum di Jakarta.
Baca Juga: Psikolog Bagikan Cara Keluar dari Hubungan Toxic Usai Kasus Penganiayaan YTR di Bandung
Menurutnya, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran yang dapat diakses masyarakat luas, baik di Indonesia maupun mancanegara.
Peluncuran "Koleksi Jakarta" juga menjadi bagian dari persiapan menyambut peringatan 500 tahun Kota Jakarta. Kehadiran platform ini diharapkan mampu memperkuat peran teknologi digital dalam pengelolaan koleksi museum sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal warisan budaya Jakarta.
Platform "Koleksi Jakarta" kini telah dapat diakses publik melalui situs www.koleksikita.id. ***