PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mendukung peluncuran 'Koleksi Jakarta' sebuah platform digital yang menghadirkan ribuan koleksi museum ibu kota dalam satu sistem terintegrasi.
Platform ini dikembangkan melalui kolaborasi Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Southeast Asia Museum Services (SEAMS), dan program Ambassadors Fund for Cultural Preservation (AFCP).
Baca Juga: Pulau Penebang Punya Posisi Strategis untuk Dukung Hilirisasi dan Pertumbuhan Ekonomi Kalbar
Peluncuran yang berlangsung di Museum Sejarah Jakarta pada Selasa (30/6/2026) tersebut menjadi langkah baru dalam memperluas akses masyarakat terhadap warisan budaya Jakarta melalui teknologi digital.
Platform "Koleksi Jakarta" memuat lebih dari 1.400 objek yang telah didigitalisasi serta lebih dari 1.500 koleksi yang telah dikatalogkan dari 11 museum di Jakarta.
Melalui platform ini, masyarakat dapat mengakses dan mempelajari berbagai koleksi museum kapan saja tanpa harus datang langsung ke lokasi.
Beragam koleksi dari sejumlah museum dapat dijelajahi dalam satu laman, mulai dari artefak maritim milik Museum Bahari hingga ikon budaya seperti Boneka Unyil di Museum Wayang dan patung ondel-ondel dari Museum Betawi.
Selain mempermudah akses, setiap koleksi juga dilengkapi informasi katalog yang disusun menggunakan standar dokumentasi museum internasional yang dikembangkan Getty Conservation Institute, sehingga informasi yang tersedia menjadi lebih lengkap dan seragam.
Platform tersebut merupakan pengembangan dari program Koleksi Kita yang dimulai sejak 2024.
Melalui inisiatif itu, ribuan benda koleksi museum telah didokumentasikan, dikatalogkan, dan didigitalisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan koleksi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan budaya.
Baca Juga: BSI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Pelecehan dan Perundungan di Lingkungan Kerja
Program AFCP dari Kedutaan Besar Amerika Serikat menjadi salah satu pendukung utama pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari komitmen Amerika Serikat dalam pelestarian warisan budaya di berbagai negara.
Juru Bicara Kedutaan Besar AS di Jakarta, Jamie Ravetz, mengatakan negaranya bangga dapat mendukung pengembangan "Koleksi Jakarta" melalui program AFCP.
"Proyek ini menunjukkan bagaimana kolaborasi, inovasi digital, dan praktik terbaik museum internasional dapat memperluas akses masyarakat terhadap warisan budaya sekaligus memperkuat upaya pelestariannya bagi generasi mendatang," ujar Jamie.
Ia menambahkan, kemitraan tersebut juga mencerminkan komitmen bersama Indonesia dan Amerika Serikat dalam menjaga warisan budaya sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat yang menjadi fondasi kerja sama bilateral kedua negara.
Artikel Terkait
Misi AS untuk Indonesia Akhiri Rangkaian Pertama ´Freedom 250 Roadshow´, Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan Amerika
Kedubes AS Luncurkan Pelatihan Guru di Bali untuk Dukung Bahasa Inggris Wajib di SD di Indonesia dan Timor Leste
Kedubes Amerika Serikat Jakarta dan Amcor Untan Bekali Anak Muda Pontianak Keterampilan Mobile Journalism
Mobile Journalism, saat Smartphone Berubah Menjadi Ruang Redaksi, Begini Trik dan Tips dari Severianus Endi
Mobile Journalism Bukan Sekadar Membuat Video dan Artikel, Tapi Bercerita dengan Bertanggung Jawab
Hadir di Amcor Untan, Jamie Ravetz Sebut Mobile Journalism Membantu Menghadirkan Suara Masyarakat yang Lebih Luas