PONTIANAKGLOBE.COM, SOLO -- Sebuah video mengharukan viral di media sosial, memperlihatkan momen seorang kurir mengantarkan paket berisi mainan ke sebuah rumah, namun berujung pilu.
Mainan tersebut rupanya dibeli untuk menyambut kepulangan sang anak dari rumah sakit di Solo. Namun takdir berkata lain, anak yang dinanti, Mas Brian, telah lebih dulu meninggal dunia sebelum paket itu tiba.
Baca Juga: Catcalling Berulang, Korban Akhirnya Melawan
Dalam video, terlihat kurir membawa tiga paket berisi berbagai mainan seperti mobil remote, pensil warna, dan lainnya.
“Beliin mainan lewat online, berharap kemarin gabus rawat inap di rumah sakit di Solo, pulang bisa buat semangat Mas Brian,” tulis keterangan dalam video tersebut.
“Ternyata seseorang hanya bisa berencana, tapi semuanya hanya bisa merencanakan. Mainanmu datang Mas Brian, kamu sudah bahagia di sana Mas,” imbuhnya.
Momen semakin menyayat hati ketika sang ayah menyadari paket tersebut datang terlambat.
“Ya Allah, mobil anak dateng, tapi anaknya udah pergi,” ucapnya lirih.
Kurir yang mengantarkan paket sempat menyarankan agar barang tersebut dikembalikan ke penjual. Namun, sang ayah menolak dan tetap membayar pesanan tersebut.
“Ini bisa ditolak untuk kembali ke penjual,” kata kurir.
“Enggak apa-apa, diniati saja. Ini mobilnya almarhum, pewarnanya almarhum juga,” jawab sang ayah.
Baca Juga: Momen Haru Prabowo Peluk Keluarga Prajurit Gugur
Kisah ini tak berhenti di situ. Dalam video lanjutan, diketahui bahwa mainan-mainan tersebut kemudian dibagikan kepada teman-teman sekolah mendiang, sesuai dengan keinginan semasa hidupnya.
“Teman bermain Mas Brian dan sempat berpesan, ‘Ma, Pa, nanti kalau aku masuk sekolah, akan bagi-bagi mainan ke temenku,’” ungkap keluarga.
Kisah pilu ini menyentuh hati banyak warganet, sekaligus menjadi pengingat tentang rencana manusia yang tak selalu berjalan sesuai harapan.***