Imas menilai kebijakan ini bisa memulihkan gairah industri tekstil nasional yang selama ini tertekan produk bekas impor murah.
“Produk tekstil dalam negeri itu berkualitas, banyak pelaku usaha berinovasi tapi kalah harga,” ujarnya.
“Kalau impor benar-benar dihentikan, industri tekstil nasional pasti bangkit lagi,” pungkas Imas.***