daily-vibes

Ramai Soal “Louis Vuitong” dan “Gucco”, Maman Abdurahman Akui Salah Ucap

Kamis, 23 Oktober 2025 | 09:22 WIB
Menteri UMKM Maman Abdurrahman minta maaf usai pernyataannya soal produk tiruan. (Dok. Instagram/maman.abdurrahman.st)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang menuai kritik publik soal usulan pelaku UMKM membuat produk tiruan. Ia mengakui ucapannya itu keliru karena salah menggunakan analogi.

“Saya atas nama pribadi mohon maaf kalau sampai terpersepsikannya seperti itu,” ujar Maman kepada wartawan di Gedung Kementerian UMKM, Rabu, (22/10/2025). 

Baca Juga: Jet Mewah KPU Disorot DPR, Penggunaan Dana Negara Jadi Pertanyaan Serius

Maman menjelaskan, maksud ucapannya bukan untuk mendorong pembuatan produk palsu atau melanggar hak kekayaan intelektual, melainkan mencontoh semangat industrialisasi negara lain seperti Korea Selatan dan Tiongkok.

“Esensinya bukan mendukung produk KW. Saya hanya keliru memakai contoh, misalnya menyebut Louis Vuitton jadi Louis Vuttong atau Dior jadi Doir,” ungkap Maman.

Ia menegaskan, yang dimaksud adalah semangat belajar dan inovasi seperti Korea Selatan yang pada awal industrinya meniru produk luar negeri, namun kemudian memodifikasi hingga melahirkan merek global seperti LG.

“Mereka meniru tapi tidak plek-plekan. Mereka amati, tiru, lalu modifikasi sampai akhirnya punya produk sendiri. Itu yang saya maksud: semangat berinovasi,” katanya.

Maman mengakui bahwa kesalahannya terjadi karena penyampaian yang tidak tepat di depan wartawan, sehingga menimbulkan persepsi seolah pemerintah mendukung produksi barang KW.

“Saya minta maaf karena sebagai menteri saya harus fair, itu kesalahan saya,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pemerintah tetap berkomitmen mendorong pelaku UMKM menciptakan produk orisinal, berkualitas, dan berdaya saing global.

“Yang penting bukan imitasi, tapi transformasi. Dari sekadar meniru menjadi berinovasi,” ujar Maman.

Baca Juga: Pemerintah Pangkas Harga Pupuk, Prabowo Pastikan Negara Hadir di Sawah dan Kebun

Sebelumnya, pernyataan Maman viral di media sosial karena mencontohkan merek plesetan seperti “Louis Vuitong” atau “Gucco”. Ia menegaskan, konteks pernyataan itu adalah ajakan agar pelaku UMKM berani bersaing dan kreatif, bukan meniru produk ilegal.

“Ini tentang membangun kreativitas dan strategi bisnis agar produk lokal bisa bersaing dengan produk impor,” pungkasnya.***

Tags

Terkini