Menurut Viola, pria yang ditemuinya masih mengenakan pakaian yang sama seperti yang terlihat dalam rekaman CCTV.
"Saya, mama saya, dan teman saya langsung mendatangi kontrakan pelaku. Pelaku tersebut memakai baju yang sama saat dia mencuri motor saya," ujar Viola dalam keterangannya, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Tak lama setelah itu, sejumlah pria yang diduga rekan terduga pelaku datang ke lokasi. Viola mengaku situasi berubah mencekam dan dirinya mendapat intimidasi.
Menurut pengakuan Viola, saat terduga pelaku hendak dibawa ke rumah Ketua RT untuk dimediasi, pria tersebut diduga mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor rekannya.
Ketika rekan Viola berusaha mencegahnya, keributan pun terjadi. Viola mengaku dirinya dan rekannya mengalami pemukulan hingga terjatuh ke jalan dan mengalami luka di bagian tangan.
Ia juga menuding Ketua RT beserta anaknya ikut melakukan tindakan intimidatif.
"Teman saya dipukuli, saya juga dipukul dan didorong sampai jatuh. Tangan saya berdarah," kata Viola.
"RT-nya malah ikut-ikutan, anak RT juga ikut memukul saya," lanjutnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun otoritas terkait mengenai kronologi maupun dugaan tindak pidana yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut. Dugaan keterlibatan pihak-pihak yang disebutkan masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang. ***
Artikel Terkait
Kronologi Wanita Meninggal Usai Keluar dari Wahana Rumah Hantu di Tulungagung, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya
Ratusan Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Alami Gejala Keracunan, Dinkes Selidiki Dugaan Terkait Menu MBG
Kang Andhy Resmi Daftar Calon Ketua PWI Jawa Barat 2026-2031, Usung Visi Perkuat Profesionalisme dan Kesejahteraan Wartawan
Promedia Group Gelar Bootcamp Next-Gen Journalist, Arvendo Mahardika Bagikan Pengalaman Membangun Media Digital
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Tim Gabungan Evakuasi Penumpang
Pengendara Honda Revo Meninggal Dunia dalam Kecelakaan dengan Truk di Belitang Hilir Sekadau