Kasus Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha Masih Diusut, Keluarga Tantang Terlapor Jalani Sumpah Adat

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Kamis, 9 Juli 2026 | 14:10 WIB
Keluarga mendiang dokter Icha menantang terlapor dugaan intimidasi untuk sumpah adat.  (Instagram/kemenkes_ri)
Keluarga mendiang dokter Icha menantang terlapor dugaan intimidasi untuk sumpah adat. (Instagram/kemenkes_ri)

Kasus ini bermula pada 13 Juni 2026 saat dr. Icha bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona dan menerima pasien rujukan dari RSUD Kefamenanu yang mengalami gigitan ular.

Pasien tersebut diketahui merupakan anggota keluarga salah satu anggota DPRD TTU.

Menurut pihak keluarga, dr. Icha telah menangani pasien sesuai prosedur, termasuk berkonsultasi dengan dokter spesialis.

Namun, setelah itu diduga terjadi tindakan intimidasi terhadap dr. Icha. Dugaan tersebut kini masih dalam penyelidikan aparat penegak hukum.

Beberapa waktu kemudian, dr. Icha ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Perumahan RSS Baumata, Kupang, pada Jumat (26/6/2026). Hingga kini, penyebab kematiannya masih menjadi bagian dari proses penanganan pihak berwenang. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X