PONTIANAKGLOBE.COM, JAWA BARAT -- Video yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap seorang anak di kawasan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Margocity, Depok, Jawa Barat, viral di media sosial.
Video yang diunggah akun Instagram @dinipuspitar itu memperlihatkan seorang anak berbaju biru diduga mengalami kekerasan dari pria yang belakangan mengaku sebagai ayah asuhnya.
Baca Juga: Anak Pengurus Ormas LBI Jadi Korban Begal di Bandung, Alami Luka Berat
Dalam unggahannya, perekam video mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam apabila menyaksikan dugaan kekerasan terhadap anak.
Pengunggah Mengaku Melihat Anak Dipukul
Pengunggah video mengaku melihat pria tersebut memukul anak hingga membenturkan kepalanya ke dinding di bawah JPO.
"Saya lihat anak ini sedang dipukul, kepalanya dibenturkan ke tembok di bawah JPO," tulisnya.
Melihat kejadian itu, ia bersama warga lain langsung menghampiri dan berusaha melerai. Salah satu rekannya juga merekam peristiwa tersebut sebagai dokumentasi.
Menurut pengunggah, sejumlah warga di lokasi mengatakan anak tersebut diduga sempat dipukul menggunakan tongkat sebelum aksinya dihentikan.
Akibat dugaan kekerasan itu, anak tersebut terlihat mengalami luka di bagian telinga.
Baca Juga: Fakta Temuan 55 Kilogram Platinum di Mobil Bupati Langkat Saat OTT KPK
Pria Mengaku Ayah Asuh Korban
Dalam video yang beredar, pria tersebut mengaku bukan ayah kandung korban, melainkan ayah asuh yang selama ini merawat anak tersebut.
"Bukan (ayah kandung). Saya bapak pungut. Cuma anaknya enggak mau nurut," ujarnya.
Ia juga beralasan anak tersebut kerap bermain dan menyeberang jalan secara sembarangan sehingga membahayakan keselamatannya.
Artikel Terkait
Aliansi Mahasiswa Jawa Barat Bahas Janji Prabowo: Menginginkan Presiden yang Berdedikasi
Pagar Laut di Bekasi, Begini Klarifikasi DKP Jawa Barat di Balik Proyek Pelabuhan Perikanan
Disorot karena Tunggakan Pajak, Mobil Dedi Mulyadi Kini Berpelat Jawa Barat
Dedi Mulyadi Teken SE Larangan Keluar Rumah di Atas jam 21.00 WIB, Pelajar di Jawa Barat Punya Jam Malam Mulai Bulan Juni 2025
Dedi Mulyadi Instruksikan Sekolah di Jawa Barat Kompak Masuk Senin-Jumat Jam 6 Pagi
Malam Merah di Atas Cirebon, Misteri yang Masih Menggantung di Langit Jawa Barat