Salah Jahit Berujung Rezeki, Boneka Kuda Cemberut Ini Jadi Ikon Imlek 2026

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Selasa, 3 Februari 2026 | 18:00 WIB
Mengintip viralnya boneka ‘Kuda Menangis’ yang mendadak laris manis jelang momentum Imlek 2026. (Dok. X.com/@ashbronzee)
Mengintip viralnya boneka ‘Kuda Menangis’ yang mendadak laris manis jelang momentum Imlek 2026. (Dok. X.com/@ashbronzee)

PONTIANAKGLOBE.COM, TIONGKOK -- Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, perhatian publik tertuju pada sebuah boneka kuda berwarna merah dengan ekspresi cemberut yang mendadak viral di media sosial. Imlek sendiri akan jatuh pada 17 Februari 2026 dan menandai peralihan dari Tahun Ular Kayu ke Tahun Kuda Api dalam astrologi Tiongkok.

Alih-alih menampilkan wajah ceria penuh keberuntungan seperti simbol Imlek pada umumnya, boneka kuda ini justru tampak murung dan seolah sedang menangis. Ekspresi itulah yang membuatnya ramai dibicarakan, terutama karena dianggap mewakili perasaan para pekerja masa kini.

Baca Juga: Dua Tahun Bungkam, Ibu Lexi Akhirnya Bersuara Tagih Tanggung Jawab Kampus

Di balik popularitasnya, boneka tersebut ternyata lahir dari sebuah kesalahan produksi. Mengutip laporan South China Morning Post pada Selasa, 3 Februari 2026, pemilik toko Happy Sister di Yiwu, China, Zhang Huoqing, mengungkap bahwa ekspresi sedih itu muncul akibat jahitan senyum yang terbalik oleh salah satu pekerjanya.

"Awalnya, Zhang mengira ia harus mengembalikan uang pelanggan yang terlanjur membeli boneka “cacat” tersebut," tulis SCMP.

Namun, dugaan Zhang meleset. Setelah foto boneka kuda berwajah cemberut itu tersebar luas di media sosial, permintaan justru melonjak drastis hingga stok di tokonya habis terjual. Dari situ, Zhang menyadari ekspresi murung tersebut memiliki makna emosional yang kuat bagi banyak orang.

“Banyak pelanggan menyukainya karena mereka merasa itu mewakili semangat pekerja kantoran masa kini,” ungkap Zhang.

Ia menambahkan, boneka itu dinilai mencerminkan realitas hidup para pekerja modern yang kerap lelah dan tertekan oleh rutinitas.

“Kuda yang menangis ini benar-benar mencerminkan realitas pekerja modern,” jelas Zhang.

Fenomena ini pun menjadi bahan candaan di media sosial. Dalam laporan SCMP, beredar lelucon yang membandingkan ekspresi boneka dengan kehidupan sehari-hari para pekerja.

"Kuda yang menangis adalah wajahmu saat bekerja, sementara kuda yang tersenyum adalah wajahmu setelah pulang kerja," demikian candaan yang ramai beredar.

Baca Juga: Kucing Mati Usai Ditendang di Kridosono, Polisi Ungkap Fakta Baru

Tingginya minat membuat Zhang meningkatkan kapasitas produksi di pabriknya, termasuk untuk memenuhi pesanan dari luar negeri.

Boneka kuda setinggi sekitar 20 sentimeter ini dijual dengan harga 25 yuan atau sekitar Rp70.000. Boneka tersebut berwarna merah sebagai simbol keberuntungan, dilengkapi kerah dan lonceng emas, serta bordiran bertuliskan ‘uang datang dengan cepat’.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X