“Sekarang harus nonaktif dulu, tidak bisa ditawar. Kita tunjuk Plt dan proses tetap berjalan,” kata Dimyati kepada wartawan pada 14 Oktober 2025.
Ia menegaskan bahwa sanksi sementara tersebut diperlukan untuk memastikan kejelasan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak.
Melalui proses mediasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Andra Soni, kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Baik Dini maupun Indra menyatakan tidak akan memperpanjang masalah dan berjanji untuk saling memaafkan.
Dengan kesepakatan ini, aktivitas belajar mengajar di SMAN 1 Cimarga kembali berjalan normal. ***
Artikel Terkait
Hampir Putus Sekolah, Raihan Kini Bisa Belajar Gratis di Sekolah Rakyat Makassar
Ketua Banggar DPR Usul Kantin Sekolah Jadi Dapur Program MBG
Heboh! Tiga Sekolah Internasional Dapat Ancaman Bom, Polisi Pastikan Nihil Bahan Peledak
Bedanya Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat, Ini yang Wajib Kamu Tahu!
Kemenko PMK Tegaskan Digitalisasi Sekolah Bukan Sekadar Bagi-Bagi Smartboard, Ini Tujuan Utama-nya
Inovasi Prabowo di Dunia Pendidikan, Sekolah Garuda Buka Jalan Anak Indonesia ke Dunia