Harta Karun Tanah Jarang di Babel, Prabowo Sebut Nilainya Capai Rp128 Triliun dan Jangan Dicuri Lagi

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 08:34 WIB
Pemerintah menemukan tanah jarang dengan kandungan monasit bernilai sangat besar di Bangka Belitung. (Dok. Tim Media Prabowo)
Pemerintah menemukan tanah jarang dengan kandungan monasit bernilai sangat besar di Bangka Belitung. (Dok. Tim Media Prabowo)

PONTIANAKGLOBE.COM, BANGKA BELITUNG -- Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan temuan mengejutkan di lokasi enam smelter ilegal yang disita aparat di Bangka Belitung.

Dari hasil peninjauan, ditemukan tumpukan tanah jarang dengan kandungan monasit bernilai ekonomi sangat besar.

Baca Juga: Bedanya Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat, Ini yang Wajib Kamu Tahu!

Menurut Prabowo, harga satu ton monasit bisa mencapai 200.000 dolar AS, atau sekitar Rp3,3 miliar.

Berdasarkan perkiraan, terdapat sekitar 40.000 ton monasit di kawasan tersebut.

Dengan demikian, total nilai ekonominya bisa menembus 8 miliar dolar AS, atau sekitar Rp128 triliun.

“Tanah jarang yang belum diurai nilainya bisa jauh lebih besar. Satu ton monasit saja mencapai ratusan ribu dolar, sementara yang ditemukan hampir 40.000 ton,” ujar Prabowo saat meninjau langsung penyitaan smelter ilegal di kawasan PT Timah, Senin (6/10).

Presiden menambahkan, dari enam perusahaan ilegal itu, potensi kerugian negara bisa mencapai Rp300 triliun, termasuk dari nilai monasit yang disita.

Baca Juga: Lonjakan Ayam di Balik Dapur Bergizi Gratis

Ia menegaskan, praktik penambangan tanpa izin harus segera diberantas.

“Kita bisa bayangkan, kerugian negara dari enam perusahaan ini saja bisa mencapai Rp300 triliun,” ucapnya.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus ini.

Ia menilai, langkah tersebut membuktikan keseriusan pemerintah dalam memerangi penyelundupan dan aktivitas tambang ilegal.

Baca Juga: Heboh! Tiga Sekolah Internasional Dapat Ancaman Bom, Polisi Pastikan Nihil Bahan Peledak

“Ini bukti nyata keseriusan pemerintah. Kita bertekad memberantas illegal mining dan segala bentuk pelanggaran hukum,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Guru di Bojonegoro Lari ke Sekolah Demi Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:13 WIB
X