PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID kembali mencatatkan prestasi pada perhelatan Subroto Award 2025.
Tiga Anggota Grup MIND ID yakni PT Aneka Tambang Tbk, PT Vale Indonesia Tbk, dan PT Gag Nikel meraih penghargaan dalam kategori Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Mineral Terinovatif.
Baca Juga: SMARTFest Meriahkan HUT ke-16 SMA Negeri 2 Sekadau
Penghargaan yang diterima Anggota Grup MIND ID menjadi pengakuan atas praktik pemberdayaan yang inovatif, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat lokal di sekitar wilayah operasional.
Adapun Subroto Award diberikan sebagai apresiasi tertinggi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada pihak-pihak yang berkontribusi nyata terhadap kemajuan dan keberlanjutan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia.
Penyelenggaraan Subroto Award tahun ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-80, dengan semangat mendukung transformasi energi hijau dan pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: Menteri Nasaruddin Umar Dapat Izin Langka Ziarah ke Makam Paus Fransiskus di Roma
Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat adalah salah satu bentuk pengabdian perusahaan kepada Negara.
MIND ID memastikan integrasi inisiatif hilirisasi dari hulu hingga hilir dijalankan secara bertanggung jawab agar mampu memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Penghargaan ini bukan sekadar penghargaan. Kami percaya bahwa ketika industri pertambangan dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab, maka masyarakat juga mendapat manfaat nyata secara langsung," katanya.
Sebagai ilustrasi dampak program PPM Grup MIND ID, Pria memaparkan program ‘Matano Iniaku’ yang dilaksanakan PT Vale Indonesia Tbk bekerja sama dengan masyarakat dusun terpencil.
Program ini berhasil merehabilitasi lahan kritis seluas 200 hektare, meningkatkan debit air Sungai Laa Waa sebesar 0,6 m³/detik, dan menurunkan emisi hingga 22.538 ton CO₂eq.
Di sisi ekonomi, inisiatif ini mendorong pola pertanian polikultur, pembibitan, pengolahan hasil pertanian, dan ekowisata, sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan kelompok rentan hingga Rp1 juta hingga Rp4 juta per bulan.
Dengan investasi sosial lebih dari Rp5 miliar, perseroan mampu meraih Social Return on Investment (SROI) mencapai 1:1,08, dan mengartikan bahwa program tersebut menunjukkan bahwa investasi sosial yang tepat dapat menghasilkan manfaat ekonomi, lingkungan, dan sosial yang berkelanjutan.
Pria menegaskan bahwa MIND ID konsisten untuk terus mengintegrasikan program PPM di seluruh anggota holding dan mendorong inovasi yang relevan dengan kebutuhan lokal.
Artikel Terkait
Kejagung Lakukan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Korupsi Komoditas Timah, Ini Identitas Dua Tersangka dan Perannya
Insiden Penikaman Pastor di Singapura, Apa yang Terjadi di Gereja Katolik Bukit Timah?
Harvey Moeis Divonis 6,5 Tahun Penjara, Begini Kilas Balik Skandal Korupsi PT Timah
Heboh Korupsi Rp300 Triliun PT Timah, Bandingkan Kekayaan Harvey Moeis vs Helena Lim
Pertamina vs PT Timah, Membandingkan Kerugian Negara dari Skandal Mega Korupsi Terbesar di Indonesia
Prabowo Tutup 80 Persen Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung, Negara Diperkirakan Selamatkan Rp45 Triliun