Sebanyak 72 persen responden memperkirakan anggaran AI akan naik pada tahun depan.
Baca Juga: Byond Bermasalah, Warganet Ramai-Ramai Keluhkan Layanan BSI
Namun, penggunaan AI juga menimbulkan kekhawatiran.
Sebanyak 89 persen responden cemas terhadap isu keamanan data, kepatuhan regulasi, serta privasi.
Para peneliti menekankan, tantangan utama bukan sekadar menambah alat kerja canggih, melainkan bagaimana menyatukan semua data agar karyawan mudah mengaksesnya.
“Dengan begitu, perusahaan bisa mengurangi pekerjaan tambahan yang tidak perlu, sehingga karyawan dapat fokus pada tugas yang benar-benar memberi nilai tambah,” tulis laporan itu. ***
Artikel Terkait
Kuota Haji Indonesia 2025 Capai 221 Ribu, Kemenag, 204.770 Visa Reguler Sudah Diproses
Saat AS Tutup Pintu untuk Imigran, China Justru Bebaskan Visa untuk 55 Negara Termasuk Indonesia
Mau ke Eropa? WNI Tak Perlu Repot, Visa Schengen Multi-Entry Kini Lebih Gampang
Tak Perlu Ajukan Visa Berkali-kali, WNI Kini Bisa Bolak-Balik Eropa, Rahasia-nya di Visa Visa Cascade
Tak Perlu Urus Berkali-Kali, Visa Cascade Bikin Jalan-Jalan ke Eropa Gampang Banget
Lulus Kuliah Bukan Jaminan! Fresh Graduate Hadapi Tantangan Berat di Dunia Kerja, Bagimana Nasib Gen-Z