bizbuzz

Pulau Penebang Punya Posisi Strategis untuk Dukung Hilirisasi dan Pertumbuhan Ekonomi Kalbar

Kamis, 2 Juli 2026 | 19:59 WIB
Pemandangan Pulau Penebang di Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, yang menjadi lokasi pengembangan Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP). (Dok. Harita)

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Selain mendukung sektor industri, pengembangan KIPP juga mulai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di Kabupaten Kayong Utara.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kayong Utara, pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,89 persen.

Baca Juga: PSN Pulau Penebang Dongkrak Ekonomi Kayong Utara, Tembus 5,89 Persen

Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 4,52 persen.

Rasnius mengatakan pembangunan kawasan industri dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja, kepatuhan terhadap regulasi, serta prinsip pembangunan berkelanjutan.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha menjadi faktor penting agar kawasan industri dapat berkembang secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) LKPJ DPRD Kayong Utara pada 23 April 2026, anggota DPRD Kamiriluddin menyebut investasi yang masuk mulai memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

"Dalam dua tahun terakhir sudah ada pemasukan PAD di Kayong Utara dari PT DIB. Ini menunjukkan arah yang positif," katanya.

Menurut Kamiriluddin, keberadaan Kawasan Industri Pulau Penebang tidak hanya berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga membuka peluang tumbuhnya berbagai aktivitas ekonomi turunan di sekitar kawasan.

Sementara itu, anggota DPRD Kayong Utara, Yulisman, menegaskan pihaknya mendukung masuknya investasi ke daerah, termasuk pembangunan KIPP, selama tetap memenuhi kewajiban fiskal kepada pemerintah daerah.

"Kami justru mendorong agar kontribusi terhadap PAD, terutama dari pajak dan retribusi, dapat dimaksimalkan," ujarnya.

Dengan dukungan lokasi yang strategis, akses logistik laut, ketersediaan sumber daya mineral, serta sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, Pulau Penebang dinilai memiliki peluang berkembang menjadi salah satu pusat industri baru di Kalimantan Barat yang mendukung program hilirisasi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. ***

Halaman:

Tags

Terkini