PONTIANAKGLOBE -- Ekonomi Riau yang mulai terlihat pulih berdampak terhadap pertumbuhan sektor real estate dengan kinerja penjualan hunian tumbuh positif 4,24% pada kuartal III/2022.
Bank Indonesia mencatatkan dari survei terhadap 34 proyek pembangunan properti di Kota Pekanbaru menunjukan tren peningkatan permintaan terhadap properti rumah hunian.
"Perkembangan penjualan kuartal III/2022 terutama ditopang oleh meningkatnya penjualan tipe rumah besar tumbuh sebesar 66,92% yang sempat terkontraksi sebear 64,97% pada kuartal III/2021," kata Bank Indonesia dari Laporan Perekonomi Riau dikutip Pontianak Globe, Rabu (25 Januari 2023).
Sementara penjualan tipe rumah kecil terkontraksi selama kuartal III/2022 sebesar minus 29,78% dan tipe menengah juga terkontraksi minus 15,46%.
Survei Bank Indonesia juga menunjukan pembelian properti residensial di Riau masih dengan skema pembiayaan KPR seiring dengan tingginya permintaan rumah subsidi dan kemudaha proses pengajuan KPR oleh debitur.
Menurut Bank Indonesia, perusahaan developer hingga bank penyalur pembiayaan telah mengubah konsep pemasaran yang memudahkan konsumen seperti aplikasi pengajuan secara digital hingga transaksi secara online.
Dari catatan Bank Indonesia, pembelian rumah tipe besar dengan skema pembiayaan KPR sebesar 40%, sementara tunai mencapai 50% dan pembayaran tunai bertahap sebesar 10%.
Oleh karena itu, Bank Indonesia menyatakan pemerintah tetap terus mendukung pemberian fasilitas kemudahan dan bantuan pembiayaan perumahan KPR bersubsidi karena dapat meningkatkan keterjangkauan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) membeli rumah.
Artikel Terkait
Viral! Nasabah Bank BNI di Pontianak Mengaku Diancam Terkait Tagihan Kartu Kredit. Sudah Rasa Pinjol Ya?
Kunjungi Mal di Pekanbaru, Presiden dan Para Menteri Beli Baju Produk Lokal Indonesia. Ini Dia Merek-nya
Tingkat Hunian Kamar Hotel di Kalbar Naik Capai 95.437 Pengunjung. Bintang Berapa Favorit Pengunjung?