bisnis-market

Kinerja Kementerian BUMN Mengkilat Dari Aset dan Laba Tumbuh Positif Sepanjang 2022.

Selasa, 14 Februari 2023 | 20:41 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir berfoto bersama dengan mahasiswa Universitas Tanjungpura Pontianak (Sumber foto: Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE -- Menteri BUMN Erick Thohir bangga dengan capaian kinerja instansinya yang sepanjang 2022 menunjukan performa bagus.

Dilansir dari laman BUMN, dia menyebutkan sejumlah capaian tersebut di depan Komisi VI DPR RI dalam rapat kerja di Jakarta, Senin (13 Februari 2023). Dalam paparannya laba konsolidasi BUMN diproyeksikan menyentuh angka Rp303,7 triliun pada 2022.

"Nilai itu naik Rp179 triliun dari laba bersih konsolidasi 2021 dan belum diaudit. Kalau sudah diaudit lebih kurang Rp303,7 triliun," kata Erick Thoir dikutip Pontianak Globe.

Erick mengatakan laba konsolidasi BUMN itu sudah termasuk laba nontunai Garuda Indonesia yang mencapai Rp55,7 triliun. Selain itu, aset meningkat dari Rp8.978 triliun pada 2021 menjadi Rp9.867 triliun.

Dari aspek pendapatan bisnis tumbuh positif dari Rp2.292 triliun pada 2021 menjadi Rp2.613 triliun pada 2022. Rasio utang BUMN turun dari 36,2% menjadi 34,2%. Bahkan modal BUMN pada 2022 sebesar Rp3.150 triliun atau lebih besar dari utang sebesar Rp1.640 triliun.

Erick mendorong agar ada percepatan pembayaran utang dan efisien di sejumlah BUMN, mulai dari PLN belanja modal ditekan turun 50%. Sementara dari sisi utangnya, PLN mempunyai utang Rp404 triliun.

KUR di Aceh

Di sisi lain, Kementerian BUMN melalui Bank Syariah Indonesia akan mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Aceh yang sudah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebanyak Rp3 triliun.

Penyaluran kredit itu, menurut Erick, menjadi bagian komitmen pemerintah mendorong roda perekonomian di Provinsi Aceh khususnya sektor UMKM.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan penyaluran KUR BSI Region I Aceh senilai Rp2,79 triliun atau naik sebesar Rp1,19 triliun secara tahunan. Sementara dari sisi nasabah meningkat dari 30.943 nasabah pada 2021 manjadi 39.872 nasabah pada 2022.

Tags

Terkini