PONTIANAGLOBE -- Lini bisnis utama anak usaha Pertamina, PT Nusantara Regas yakni penyimpanan dan regasifikasi Liquefied Natural Gas (LNG) Teluk Jakarta dan Onshore Receiving Facilities (ORF) Muara Karang, Jakarta menyumbang laba bersih sebesar US$26,06 juta juta sepanjang 2022.
Direktur Utama Nusantara Regas Harry Budi Sidharta mengatakan capaian pihaknya tersebut merupakan kinerja positif dan melampaui target kinerja yang dibebankan kepada Nusantara Regas.
"Kami berhasil mencapai kinerja positif dan berhasil melaksanakan penyerahan gas sebesar 86,03 juta MMBTU. Dari laba bersih tersebut, meraih pendapatan sebesar US$346,16 juta," kata Harry Budi Sidharta dikutip Pontianak Globe dari rilis Pertamina, Jumat (10 Februari 2023).
Dia menjelaskan dari pendapatan tersebut, produksi gas diperuntukan untuk nergi pembangkit listrik PLN wilayah Jakarta dan Jawa Barat (Jabar).
Harry mengatakan korporasi akan mengembangkan bisnis baru di luar jawa seperti Papua dengan tetap fokus pada Liquefied Natural Gas sebagai bagian mendukung kebutuhan energi gas bumi hingga ujung Tanah Air.
Sementara itu dari produksi minyak dihasilkan Pertamina EP Sangatta Field berhasil produksi sebanyak 853 barrel of oil per day (bopd) atau barel minyak per hari pada 26 Januari 2023.
Capaian dari Pertamina EP memproduksi minyak dari sumur pengembangan SBR-34 itu tertinggi sejak 18 tahun terakhir. Pertamina Sangatta File adalah bagian subholding upstream Pertamina Regional 3 tersebut telah meningkatkan produksi hingga 2.719 bopd.