bisnis-market

Sektor Tambang Sumbang Penurunan Ekspor Kalimantan Timur Desember 2022.

Kamis, 2 Februari 2023 | 18:25 WIB
Ilustrasi dump truck melintas di jalan keluar masuk pertambangan di Kaltim (Sumber foto: Freepik / wirestock)

PONTIANAKGLOBE -- Kalimantan Timur (Kaltim) mencatatkan penurunan ekspor pada Desember 2022 dibandingkan dengan bulan sebelumnya November 2022 sebesar 2,09% dari US$3.120 juta menjadi US$3.054 juta. Namun demikian, apabila dibandingkan dengan periode sama pada Desember 2021 malah mengalami kenaikan sebesar 32,84%.

Penyumbang ekspor Kaltim turun oleh sektor nonmigas sebesar minus 8,81% atau dari US$2.883 juta menjadi US$2.629 juta. Berbanding terbalik dengan sektor migas yang malah naik sebesar 79,67% dari US$236,74 juta menjadi US$425,34 juta.

Adapun komoditas migas seperti minyak mentah yang sepanjang 2022 (sementara) senilai US$8,48 juta. Sementara hasil minyak dari US$35,53 juta menjadi US$101,59 juta.

Sementara itu, ekspor dari golongan non migas dari Kaltim seperti bahan bakar mineral senilai US$2.291 juta, menyusul lemak atau minyak hewani atau nabati senilai US$229 juta, bahan kimia anorganik senilai US$49,15 juta.

Berikutnya, kayu dan barang dari kayu, arang kayu sebanyak US$14,40 juta, olahan makanan hewan sebesar US$11,17 juta, pupuk senilai US$6,03 juta, bahan kimia organik senilai US$2,84 juta.

Komoditas lain adalah kapal perahu dan struktur terapung senilai US$0,51 juta pada Desember 2022 dan komoditas terakhir adalah ikan dan hewan laut lainnya senilai US$0,38 juta.

Apabila dikelompokkan berdasarkan hasil produksi sepanjang Desember 2022, ekspor hasil tambang menempati posisi tertinggi nonmigas senilai US$2.291 juta, disusul hasil industri total senilai US$337,36 juta dan hasil pertanian senilai US$0,38 juta.

Tags

Terkini