bisnis-market

Lemak dan Minyak Hewan Penyebab Ekspor Kalimantan Barat Turun 28,10 Persen Pada Desember 2022

Rabu, 1 Februari 2023 | 19:25 WIB
Minyak nabati (Sumber: pexels)

PONTIANAKGLOBE -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai eskpor Kalimantan Barat (Kalbar) turun senilai 28,10% pada Desember 2022 senilai US$140,61 juta dari sebelumnya senilai US$195,57 juta pada November 2022.

Adapun penyumbang ekspor Kalbar pada Desember 2022 yakni Bahan Kimia Anorganik senilai US$44,27 juta atau turun sebesar 33,41% dari November 2022 senilai US$66,48 juta.

Komoditas selanjutnya penyumbang eskpor provinsi ini adalah bijih, kerak dan abu logam senilai US$40,07 juta atau naik sebesar 9,93% pada Desember 2022 dibandingkan bulan sebelumnya senilai US$36,45 juta.

Menyusul komoditas berikutnya, lemak dan minyak hewan atau nabati turun dari US$55,24 juta pada November 2022 menjadi US$28,71 juta. Karet dan barang dari karet turun dari US$11,70 juta menjadi US$8,10 juta.

Komoditas kayu, barang dari kayu turun dari US$8,49 juta menjadi US$6,84 juta pada November 2022 atau sebesar minus 19,43%. Ampas atau sisa industri makanan naik sebesar 62,26% atau dari US$3,10 juta menjadi US$5,03 juta.

Sementara itu, komoditas buah-buahan turun sebesar minus 6,77% atau dari US$2,51 juta menjadi US$2,34 juta. Komoditas tembakau dari US$1,29 juta menjadi US$1,28 juta.

Komoditas bahan-bahan nabati turun sebesar minus 23,57% dari US$1,40 juta menjadi US$1,07 juta dan komoditas ikan dan udang naik dari US$0,53 juta menjadi US$0,91 juta.

Tags

Terkini